Belawan - (Medan Pos) – Oknum ketua Forum Masyarakat Belawan membangun (Formabem) MSS yang melakukan menghinaan terhadap tugas jurnalistik terhadap sejumlah wartawan unit Maritim Pelabuhan Belawan mulai diperiksa oleh penyidik Polres Pelabuhan Belawan, Rabu (23/6).
Pemeriksaan yang dilakuan hamba hukum terhadap pimpinan ormas tersebut terkait laporan pengaduan Wismar Simanjuntak wartawan Medan Busnis bersama sejumlah rekannya, karena merasa terhina dengan ucapan MSS yang menyebutkan wartawan membela-bela Pelindo I yang berseteru dengannya, karena wartawan telah menerima suap dari Pelindo I Cabang Belawan.
“Kalian bela Pelindo, karena kalian telah menerima suap, bukan aku tidak tahu, aku minta kerja di Pelindo untuk anak Belawan,” ujarnya MMS dengan nada emosional yang nyaris menimbulkan tindakan kekerasan saat mendatangi tempat mangkal wartawan unit Maritim Pelabuhan Belawan, Kamis (27/5) bulan lalu.
Mendengar kata-kata itu, Wismar wartawan senior di kawasan Pelabuhan Belawan dan tercatat sebagai anggota PWI Cabang Sumut tersebut langsung menjawab, “mana buktinya kami terima suapa dari Pelindo, jangan asal ngomong kau, enak aja kau bilang kami disuap,” lawan Wismar. Mendengar itu, MSS malah kembali menghina warwatan. “Kalau jadi wartawan yang bagus jangan jelekkan aku ya, aku anak Belawan, kau ingat itu, taik ama kau,” tantang MSS.
Suasana pun semakin memanas, MSS malah mengeluarkan ancaman kepada Wismar Simanjuntak dengan perkataan, “awas kau, jadi abu kau nanti, kau lihat biar korlap aku yang menghajar kau,” ancam MMS kepada wartawan berusia 55 tahun tersebut sambil beranjak pergi meninggalakan ruangan tempat mangkal wartawan Maritim Pelabuhan Belawan Jalan Kapten R Sulian Samping Pos I pelabuhan Belawan.
Kehadiran oknum ketua Formabem bertubuh tambun bersama 6 anggotanya yang langsung marah-marah itu sempat mengejutkan sejumlah wartawan yang sedang berada si ruang tempat mangkal, Selain Wismar Simanjuntak (Medan Bisnis) juga ada Zulkifli Darwis (Waspada), Chairul Anwar ( Global), Pally Simangungsong (SIB), Maliki Mukiman (Medan Pos), Fachril Syahputra (Posmetro Medan) dan Bgd Masri Tanjung (Suara Massa).
Wismar Simanjuntak yang merasa terhina dengan ucapan tersebut, mencoba memberi penjelasan, malah oknum yang mengaku minta-minta proyek ke Pelindo I Cabang demi anak Belawan, malah mengucapkan kata-kata tak senonoh pada sejumlah wartawan yang ada di ruangan tersebut.
Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan AKP Dony Alexander Sik yaang dikonfirmasikan membenarkan pemeriksaan terhadap oknum ketua Formabem tersebut. “Ya, tadi dia sudah menjalani periksa dalam kapasitas sebagai tersangka,” ujar mantan Kapolsekta Medan Labuhan tersebut ketika dikonfirmasikan Rabu (23/6) kemarin.
Sebelumnya, kasus penghinaan terhadap profesi kewartawanan itu telah dilaporkan sejumlah wartawan Unit Maririm Pelabuhan Belawan kepada PWI Cabang Sumut yang diterima langsung oleh ketua Drs M Syahrir dan Wakil Ketua Bidang Organisasi Drs Khairul Muslim di kantor Jalan Adinegoro Medan
Syahrir berharap kasus penghinan terhadap tugas kewartawanan tersebut dapat segera diselesaiakan sesuai prosedur hukum yang kini sedang ditangani Polres Pelabuhan Belawan.(R-29)
