Minggu, 01 Februari 2026

Malang Nian Nasibmu Pohon Seri, Setelah 30 Tahun Engkau Berada Kini Keberadaanmu Dianggab Tak Berarti

Catatan: Anafisham Jambak Wartawan Medan Pos Tanjungbalai
Anafisham Jambak - Kamis, 11 Desember 2025 15:25 WIB
Malang Nian Nasibmu Pohon Seri, Setelah 30 Tahun Engkau Berada Kini Keberadaanmu Dianggab Tak Berarti
Ist

Kalau bisa Pohon Seri ini bicara mungkin saja ia akan bicara sejujurnya,mengapa saya ditumbangngi dipotongi begitu saja,tapi kerena ia tak bisa bicara maka ia hanya bisa pasrah dengan motivasi dan Visi Misi yang ada dibenak disetiap Pemerintah.

Baca Juga:
Wajar saja,setiap berganti pemimpin,berganti pulalah motivasi Visi dan Misi yang sering kali jadi agenda yang dikumandangkan untuk perubahan dengan visi dan misi yang dianggapnya sangat baik dan dapat diterima oleh masyarakat.Sementara warga masyarakat hanya bisa melihat dengan lugas melihat pemotongan Pohon Seri dengan diam seribu bahasa

Malang nian nasibmu Pohon Seri,setelah Tiga Puluh (30) Tahun Engkau berdiri dengan tegab dan subur,kini Keberadaanmu dianggab sebagai penganggu sehingga Keberadaanmu kini banyak yang tebang dengan menggunakan gergaji mesin alias Sinso.Kalau ia bisa bisa bicara,mungkin dia berkata(Apa Salah ku).

Pemotongan Pohon Seri di sepangan Jalan Sudirman Dimulai dari Batu 1 hingga batu 7 Tanjungbalai tampaknya terus berlanjut.Tidak jarang warga masyarakat banyak yang bertanya tanya.Mangapa Pohon Seri ini ditebang ya,,,,,,?.Padahal Pohon ini tidak menganggu,Bahakan bisa dikatakan sebagai peneduh ketika saat panas melanda.Tetapi ini apa boleh buat,kebijakan Pemerintah Kota (Pemko) berpendapat lain,yahhh,,, tentunya mempunyai rencana baik untuk Kota yang dipimpinnya.

Seperti kita kita ketahui,gagasan penanaman Pohon Seri ini adalah gagasan Alm.H.Sutrisno Hadi S.P.Og.sebagai Wali Kota Tanjungbalai pada saat itu.Ia bersama Kepala dinas dan sejajarnya melakukan penanaman Pohon dengan program,(Tanam Pohon).Tujuan melakukan penanaman Pohon Seri ini adalah,untuk mencegah Pemanasan Global,ketika itu.

Mereka melakukan penanaman Pohon Seri disepanjang Jalan Sudirman Kota Tanjungbalai dimulai dari batu Satu (1) hingga sampai kebatuTujuh (7) persisnya di depan Terminal Terpadu.Mereka bersama-sama melakukan penanaman itu dengan harapan agar dapat dimanfaatkan baik itu Pemko sendiri dan juga masyarakat.

Apa yang terjadi gaya Visi dan Misi Pemerintah Kota lah yang membuat perobahan,sehingga puluhan Pohon Seri ini dipotongi sampai gundul.Dengan pemotongan Pohon Seri ini,warga masyarakat ada yang komentar.Dikatakan,semenjak Pohon ini di tebang atau dipotong,tampak tersa panas bila jalan ini dilewati.Kalau sebelum di tumbang atau dipotong adam adam aja saat jalan ini dilewati.Kita bisa bayangkan,kalau pejabat yang lewat dijalan ini tidak akan terkena panas,kerena mereka lewat kebanyakan naik mobil.Tapi kalau masyarakat yang lewat sering kepanasan.Ini lah perbedaanya sekarang setelah Pohon ini ditebang atau di potong.

Seperti cerita warga disalah satu kedai kopi yang ada di Tanjungbalai,dengan lugas mengatakan,hendaknya Pemerintah didalam pemotongan Pohon Seri ini Jagan sampai habis ataupun gundul.Mereka seharusnya cukup merapikan aja jangan sampai gundul.Kalau memang hal itu adalah untuk menlangkal jangan terganggunya kabel listrik ataupun terjadinya agin kencang tidak akan terjadi bila dengan merapikan Pohon tersebut.Tapi apa yang terjadi saat ini ditumbangi dan dipotong ada sampai habis sampai kepangkal kayu tersebut.

Menunggu puluhan tahun lagi ,pasca penumbangan dan pemotongan Pohon Seri untuk rindang kembali seperti sedia kala.Lamanya untuk menunggu Pohon ini untuk rindang kembali tentu sudah jelas silih bergantinya Pemerintah Kota(Pemko).Hal itu sudah pasti.Bisa dipridiksi kebejakan barupun akan menjadi Visi dan Misinya.

Ke khuatiran ini bisa saja datang dari masyarakat,dengan keberadaan Ratusan Pohon Seri setelah nantinya Pemerintah baru.Bisa bisa saja Visi dan Misinya tidak mengindahkan atau melestarikan pepohonan Bisa saja dalam Visi dan Misinya itu tidak suka dengan penanaman Pohon.Ini lah yang menjadi ke khuatiran warga masyarakat.

Diketahui,Pohon yang ditanam untuk dapat dilestarikan merupakan penyelamatan paru paru Dunia.Dengan melestarikan Pohon ataupun hutan tentu secara pasti penyelamatan yang positif sesuai dengan arahan Pemerintah.Kita lihat saja Pemerintah acap kali menggalakkan penanaman Pohon,baik itu Pemerintah Pusat ataupun daerah.Sejauh ini yang sering kita lihat Pemerintah Pusat dan Daerah sedang menggalakan penananan pohon Mangrobpe untuk didaerah pesisir pantai.Konon yang sudah ada malah ditebangi hingga sampai gundul.

Disisi lain berpendapat,hendaknya Pemerintah Kota dalam pemotongan atau penumbangan Pohon Seri harus dipikirkan lebeh jauh.Visi dan Misi boleh dilanjutkan tapi kalau untuk warga masyarakat yang sedang ini nyaman dengan keberadaan Pohon Seri yang rindang,ini sudah cukup baik ketimbang di potong sampai ke pangkalnya.Banyak warga masyarakat kehilangan tempat berteduh saat ini setelah Pohon ini ditebang dan di potong.Sebahagian warga ada manpaatkan danganganya ada dipinggir jalan,ada juga untuk istirahat untuk berteduh.

Saat ini masyarakat harus sabar menunggu kembalinya Pohon Seri ini untuk tumbuh dan rindang kembali.Penantian ini tidak cukup hanya satu dua tahun,melainkan puluhan tahun untuk sabar menunggu.

Seperti penyair mengatakan,menunggu ada kerja yang sangat membosankan.Namun itulah yang terjadi di Kota yang kami cintai saat ini pasca pemotongan dan penggundulan Pohon Seri.Mudah mudahan dalam pemotongan dan penggundulan Pohon Seri ini ada hikmahnya.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Maju Manalu
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru