Selain itu, acara juga menghadirkan Workshop Kreatif Melukis Bersama, yang memberikan ruang bagi anak-anak untuk mengekspresikan kreativitas seni mereka. Workshop ini tidak hanya memenuhi kebutuhan rekreasi, tetapi juga dirancang untuk mengasah perkembangan motorik halus dan stimulasi sensorik. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi sarana bagi anak-anak untuk mengekspresikan emosi secara positif, sekaligus menciptakan momen kebahagiaan yang mendukung perkembangan psikologis mereka.
Baca Juga:
Sinergi Multisektor untuk Dongkrak Kesadaran Inklusivitas
Senada dengan Sylvana, Perwakilan dari
STY Foundation, menegaskan pentingnya kolaborasi multisektor untuk meningkatkan kesadaran publik tentang inklusivitas anak berkebutuhan khusus.
"Olahraga dan seni adalah media universal yang mampu membangkitkan kepercayaan diri dan kemandirian anak-anak ini. Melalui acara hari ini, kita menyaksikan langsung bagaimana mereka berani mengeksplorasi kemampuan baru, berinteraksi dengan percaya diri, dan merasakan diri mereka sebagai bagian utuh dari masyarakat," ujarnya.
Ia juga mengapresiasi peran Aice dalam gerakan ini. "Dukungan konkret seperti ini membuktikan bahwa inklusivitas bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau lembaga sosial, tetapi juga korporasi. Kami berharap sinergi antara Aice,
STY Foundation, dan masyarakat dapat memicu gelombang kesadaran yang lebih luas, sehingga potensi luar biasa anak-anak ini tidak lagi terabaikan," tambahnya.
Saraswati Learning Center: Pendidikan Inklusif adalah Fondasi Perubahan
Sebagai tuan rumah acara, Perwakilan
Saraswati Learning Center menyatakan bahwa pendidikan inklusif adalah kunci menciptakan lingkungan ramah bagi anak berkebutuhan khusus.
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News