Jakarta, MPOL - Rayakan syukur hasil alam Biak, minta pemerintah perkuat dukungan ekonomi kreatif di Papua demikian anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (
DPD RI), Lalita, mengatakan saat penyelenggaraan Festival Pesona Kuliner Biak 2026 yang resmi dibuka Minggu (18/10) di Kabupaten Biak Numfor, Papua
Baca Juga:
Menurutnya melalui prosesi ritual Munara Fan Nanggi, yang merupakan bagian dari tradisi Wor suku Biak sebagai wujud rasa syukur atas kelimpahan hasil alam.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi wadah pelestarian adat dan kebudayaan suku Biak, tetapi juga menjadi pendorong penting bagi perekonomian daerah melalui promosi kuliner lokal dan pariwisata berbasis kearifan lokal.
"Tradisi Munara Fan Nanggi adalah warisan budaya yang sangat bernilai tinggi, mencerminkan keharmonisan hubungan antara masyarakat Biak dengan alam raya. Melalui Festival Pesona Kuliner Biak ini, kita tidak hanya merayakan kekayaan tradisi dan rasa syukur atas hasil bumi, tetapi juga membuka peluang besar bagi UMKM lokal untuk mengenalkan keanekaragaman kuliner Papua ke kancah nasional maupun internasional," ujar Lalita.
Senator Lalita juga menekankan pentingnya komitmen bersama dari pemerintah pusat dan daerah untuk terus mendukung agenda-agenda kebudayaan dan ekonomi kreatif di kawasan Indonesia Timur, khususnya di Tanah Papua.
Potensi kebudayaan dan ketahanan pangan berbasis bahan lokal yang dipamerkan dalam festival ini harus terus didorong agar memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat adat.
Ia berharap Festival Pesona Kuliner Biak dapat menjadi agenda rutin yang semakin solid dalam kalender pariwisata nasional serta menginspirasi generasi muda Papua untuk terus bangga dan menjaga identitas budayanya, tuturnya. (ZAR)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Marini Rizka Handayani