Sabtu, 14 Maret 2026

Mesjid Ali Mukhni Warisan Monumental

Marini Rizka Handayani - Sabtu, 14 Maret 2026 22:02 WIB
Mesjid Ali Mukhni Warisan Monumental
Padang Pariaman, MPOL - Ada kabar gembira untuk masyarakat Kabupaten Padang Pariaman. Bupati Dr H Jhon Kenedy Azis,SH, MH lewat Surat Keputusan nomor 64 tertanggal 6 Pebruari 2026, memutuskan nama mesjid Kantor Bupati Padang Pariaman dengan nama : Masjid Ali Mukhni.

Baca Juga:
Masjid permanen dengan kapasitas untuk 3000 jemaah itu, dibangun di era pemerintahan Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni. Pembangunan. fisiknya dimulai tahun 2015, dan hingga tahun 2019. Dan, sampai selesai menelan dana sekitar Rp 56 Milyar.

Diputuskannya nama Ali Mukhni, bupati Padang Pariaman dua periode, 2015-2020, setelah Bupati Jhon Kenedy Azis mempertimbangkan berbagai aspek.

"Yang jelas, masjid yang berfungsi menjadi pusat peribadatan serta kegiatan keagamaan di lingkungan Pemerintah Daerah dan masyarakat di ibukota kabupaten Padang Pariaman itu, merupakan warisan kepemimpinan Bupati Ali Mukhni. Maka, sebagai bentuk penghargaan, kita menganugerahkan nama Ali Mukhni, sekaligus dimaksudkan untuk mengenang karya monumental dan kebaikan pak Ali Mukhni di bidang spritual," ujar Bupati JKA.

Sementara itu Ketua DPRD Padang Pariaman, Afrinaldi, menyambut baik, pemberian nama Masjid Ali Mukhni terhadap rumah ibadah yang berdampingan dengan kantor Bupati Padang Pariaman itu.

"Selain menjadi sebuah kebanggaan daerah, sekaligus penganugerahan nama mantan Bupati Padang Pariaman menjadi wujud kesinambungan pemerintah daerah yang telah terjalin dengan baik. Afrinaldi memberikan apresiasi kepada Bupati JKA, yang tidak mengabaikan karya pendahulunya, bahkan memberikan penghormatan luarbiasa.

"Ini sebuah sikap keteladanan seorang pemimpin kepada masyarakat, dan sekaligus perwujudan dari kesinambungan pemerintahan," tukas Ketua DPRD dari partai Amanat Nasional itu.

Sedangkan konsultan senior Sumatera Barat, Haji Zulkarnain BAE, menyambut gembira, pemberian nama Ali Mukhni, terhadap Masjid di komplek IKK Parit Malintang. Ini selain bentuk penghargaan terhadap seorang bupati yang pernah berkiprah di Padang Pariaman, sekaligus mengenang kepemimpinan tokoh yang dikenal gigih dalam berjuang serta punya perhatian besar terhadap sektor keagamaan.

Menurut Zulkarnain yang sangat dekat dengan Bupati Ali Mukhni, gagasan di balik pembangunan Masjid Ali Mukhni, selain sebagai pusat kegiatan keagamaan, sekaligus menjadi objek wisata religius sebagaimana penyelenggaraan festival Maulid Nabi Muhammad tahun lalu. Dibangun indah dan besar, guna menampung banyak jemaah. Apalagi, lokasi masjid persis di jalur rencana jalan lingkar Buayan-Sicincin yang sampai kini belum tuntas pelaksanaannya oleh Pemprov Sumbar. Kehadiran jalan ini diharapkan mentuntaskan dan sekaligus menghindari kemacetan terutama di Pasar Lubuk Alung dan Sicincin. Jalan ini mulai dibangun sewaktu Gubernur Sumbar Zainal Bakar.

Dan wilayah ini, sekaligus merupakan salah satu kawasan pertumbuhan ekonomi di Padang Pariaman.

Selanjutnya Zulkarnain yang juga salah satu arsitek kawasan pendidikan Tarokcity itu, berharap semangat Bupati JKA, dalam memberikan apresiasi terhadap kinerja kepemimpinan pendahulunya, akan menjadi sebuah komitmen penting dalam mewujudkan pembangunan Padang Pariaman yang berkualitas dan berkelanjutan.

"Pak JKA, adalah figur nasional, yang bersedia pulang kampung untuk jadi Bupati, dan ini mestinya kita support dan dukung penuh menuju Kabupaten Padang Pariaman, untuk lebih menggeliat dan berkembang pesat," ajak Zulkarnain, salah seorang tokoh yang bersama Ali Mukhni, mendorong JKA ketika masih jadi anggota DPR RI , untuk bersedia menjadi Bupati Padang Pariaman.**

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Marini Rizka Handayani
SHARE:
Tags
JKA
komentar
beritaTerbaru