Selasa, 23 Juli 2024

4.544 Calon Mahasiswa UIN Sumut Ikuti UM-PTKIN 2024

Baringin MH Pulungan - Senin, 24 Juni 2024 18:59 WIB
4.544 Calon Mahasiswa UIN Sumut Ikuti UM-PTKIN 2024
Kabag Akademik Yunni Salma SAg MM bersama Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Dr Azhari Akmal Tarigan MAg, WR Bidang Kemahasiswaan Prof Dr Katimin MA, WR Bidang Kerjasama dan Pengembangan Lembaga Prof Dr Muzakkir, MAg dan Kabiro AAKK Drs Ibnu Sa'dan MPd.menggelar konferensi pers serta pemantauan pelaksanaan SSE UM PTKIN UIN Sumut di Kampus IV, Tuntungan Medan, Senin (24/6/2024). (ist)
Medan, MPOL -Sebanyak 4.544 calon mahasiswa UIN Sumatera Utara, Senin (24/6) mengikuti Sistem Seleksi Elektronik Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SSE UM-PTKIN). UIN Sumut tahun ini menerima 6.972 mahasiswa baru lewat lima jalur seleksi, yakni :

Baca Juga:
1. Jalur SNBP (Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi)
2. Jalur SPAN PTKIN (Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri),
3. Jalur UTBK-SNBT (Ujian Tertulis Berbasis Komputer-Seleksi Nasional Berbasis Tes)
4. Jalur UMPTKIN (Ujian Masuk Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri)
5. Jalur Mandiri UIN Sumatera Utara Medan

Hari ini, UIN SU melaksanakan jalur seleksi UM-PTKIN atau Sistem Seleksi Elektronik Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SSE UM-PTKIN) yang diselenggarakan dengan menggunakan media perangkat Personal Computer (PC) yang memiliki kamera depan untuk mendukung kegiatan UM-PTKIN yang berbasis daring atau online,".

"Kelulusan para peserta SSE pada jalur UM-PTKIN kali ini ditentukan dari nilai hasil SSE peserta tersebut. Jika hasil yang didapat oleh para peserta memenuhi kriteria yang ditentukan panitia, maka peserta punya peluang untuk dinyatakan lulus seleksi," imbuhnya.

Adapun penyelenggaraan UM-PTKIN dilaksanakan secara bersamaan oleh 58 PTKIN dan satu PTN mulai dari UIN, IAIN, dan STAIN di seluruh Indonesia yang dikoordinasi oleh Direktorat Pendidikan Tinggi Islam Kementerian Agama RI.

"UM-PTKIN merupakan kelanjutan dari SPAN-PTKIN. Kedua jalur tersebut merupakan jalur masuk ke PTKIN. Perbedaannnya yaitu SPAN-PTKIN dilakukan tanpa ujian tertulis dan khusus untuk siswa (calon mahasiswa) yang berprestasi, sedangkan UM-PTKIN dilaksanakan dengan menggunakan SSE untuk semua calon peserta lulusan SMA/Sederajat untuk 3 tahun terakhir," terangnya.

Kepala Bagian Akademik Yunni Salma SAg MM saat konferensi pers serta pemantauan pelaksanaan SSE UM PTKIN UIN Sumut di Kampus IV, Tuntungan Medan, Senin (24/6/2024) mengatakan, UIN menyediakan Tim SAPA dalam pelaksanaan SSE UM-PTKIN 2024.

Hadir di konferensi pers itu, Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Dr Azhari Akmal Tarigan MAg, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Prof Dr Katimin MA, Wakil Rektor Bidang Kerjasama dan Pengembangan Lembaga Prof Dr Muzakkir, MAg dan Kepala Biro AAKK Drs Ibnu Sa'dan MPd.

"Tim SAPA itu tujuannya untuk membantu peserta ujian yang mengalami masalah-masalah teknis. Termasuk memberikan informasi kepada peserta terkait pelaksanaan ujian," kata Yunni.

Yunni menambahkan, dengan adanya Tim SAPA, peserta ujian dapat melaksanakan ujian dengan aman dan nyaman. Kalaupun ada peserta yang mengalami kendala bisa berkomunikasi dengan tim ini.

Sebelumnya, Rektor UIN Sumut Prof Dr Nurhayati MAg, melalui para Wakil Rektor menjelaskan, tahun ini dilihat dari jumlah peserta, UIN Sumut masuk 6 besar dari 58 PTKIN di Indonesia plus 1 PTN. Bahkan di Sumatera, UIN Sumut berada di peringkat pertama. Untuk ujian berlangsung 24-30 Juni 2024, sesuai jadwal di kartu masing-masing.

"Jumlah peserta yang mengikuti seleksi ini sebanyak 4.544 orang. Dari jumlah itu, 3.948 orang ujian UIN Sumut Tuntungan, selebihnya menyebar di berbagai tempat," kata Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Dr Azhari Akmal Tarigan MAg.


Azhari menjelaskan, pihaknya menyediakan 199 ruangan. Sedangkan ujian akan berlangsung 15 sesi, dimana setiap hari ada 3 sesi. Masing-masing sesi diikuti 278 peserta. Jumlah dalam satu ruangan sebanyak 20 orang.


Adapun program studi yang dimintai di jalur UM PTKIN di UIN Sumut, jelas Azhari, yakni urutan teratas Pendidikan Agama Islam. Kemudian Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Perbankan Syariah, Akuntasi Syariah dan Ekonomi Islam. Untuk kuota yang diterima dari jalur ini yakni, 2.479 orang. Untuk pengumuman direncanakan 8 Juli mendatang.

Terkait koneksi internet, penanggungjawab IT Iksan, menjelaskan sejauh ini tidak ada gangguan jaringan yang dialami peserta. Di ujian ini, panitia menyiapkan 280 PC per sesi. Soal listrik, panitia juga bekerjasama dengan PLN untuk memastikan tidak ada pemadaman selama ujian. (bp)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru