PAC PP Medan Tuntungan Bagi Takjil di Kemenangan Tani
Pancur Batu, MPOL Memasuki H7 bulan suci Ramadhan 1447 H, keluarga besar PAC Pemuda Pancasila Medan Tuntungan bersama seluruh ranting Pemu
Sumatera Utara
Medan, MPOL - Agung, pemuda yang yang tewas bersimbah darah 'dibantai' bapak dan anak disebut-sebut karena melerai perkelahian temannya dengan pelaku. Korban yang bekerja di toko panglong itu tergeletak berdarah-darah akibat luka tikaman.
Baca Juga:
Menurut kerabat korban, Egi Suranta (24) yang juga bekerja di panglong mengatakan peristiwa pembunuhan itu terjadi sekira pukul 03.00 WIB.
"Begitu dia (Agung) kena tusuk langsung jatuh, terkapar," kata Egi, Jumat (4/7/2025).
Egi menyebut sekira tiga jam kemudian, jasad korban baru dievakuasi. Korban mendapat sejumlah tusukan di tubuhnya. Setelah korban sudah tidak berdaya, kedua pelaku bergegas melarikan diri.
"Lehernya kena tikam, sama satu lagi di bagian kepalanya (pelipis) kena tusuk," ungkapnya.
Kronologi Agung Dibunuh
Egi mengaku sahabatnya, Agung dibunuh karena berusaha memisahkan temannya yang terlibat perkelahian. Saat temannya berkelahi, Agung mencoba memisahkannya
"Lagi berkelahi dipisahkan. Si Agung ditikam oleh bapak-bapak, mereka ribut gara-gara handphone," kata Egi.
Handphone tersebut, lanjut Egi adalah milik teman Agung berinisial RA. Mulanya, RA meminjamkan handphone tersebut kepada salah seorang berinisial IN. Masalah pun mulai timbul setelah IN menghilangkan handphone tersebut. Perkara ini sempat dilaporkan ke polisi namun disarankan untuk menempuh jalur damai. Selanjutnya, masalah kembali memuncak pada Jumat (4/7/2025) dini hari hingga membuat nyawa Agung melayang.
"Handphone ini dipinjam anak pelaku, tetapi setelah itu dihilangkan. Kami cari 2-3 hari kemudian baru dapat. Kami bawa ke Polsek gak bisa dilaporkan karena harga dibawah Rp 2 juta, akhirnya damai," jelasnya.
"Namun orang tua gak terima anaknya tadi mengganti uang lah. Mungkin karena anak ini gak ada uang. Barulah tadi pagi dini hari kawannya si Agung bernama RA berkelahi dengan anak pelaku (IN) yang menggelapkan handphone," sambungnya.
Perkelahian antara RA dan IN empat terhenti karena RA kabur dan memanggil ayahnya.
"Begitu datang ayahnya, si Agung ini melerai. Tapi si Agung langsung ditikam," ungkapnya.
Menurut informasi, dua pelaku yang merupakan bapak anak sudah diringkus Polsek Sunggal. Kedua pelaku yakni berinisial M dan I ditangkap dalam tempo beberapa jam saja.
Kapolsek Sunggal, Kompol Bambang Gunanti Hutabarat ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut dan mengaku pelaku sudah ditangkap
"Yang pasti kejadian itu memang ada dan sudah ada yang diamankan. Dari laporan anggota sedang di lapangan melakukan penyelidikan," kata Bambang saat dihubungi Medan Pos, Jumat (4/7/2025) siang.
"Untuk motif belum ya, masih pendalaman. Tanya ke Kanitreskrim ya," sambungnya. *
Pancur Batu, MPOL Memasuki H7 bulan suci Ramadhan 1447 H, keluarga besar PAC Pemuda Pancasila Medan Tuntungan bersama seluruh ranting Pemu
Sumatera Utara
Pancur Batu, MPOL Memasuki bulan Suci Ramadhan 1447 H, Lapas Kelas IIA Pancur Batu bersama Tim Safari Ramadhan Kanwil Ditjenpas Sumatera U
Sumatera Utara
Semangat sinergi bagi negeri kembali diwujudkan oleh PT Indako Trading Coy melalui kolaborasi edukatif bersama dealer Garuda Mas Motor Binja
Sumatera Utara
Nisel, MPOL Anggota Komite I DPD RI sekaligus Sekretaris Tim Kerja Pengaduan Masyarakat BAP DPD RI, Pdt. Penrad Siagian melakukan kunjungan
Sumatera Utara
Medan, MPOL Seorang pelajar SMU tewas dengan kondisi kepala pecah akibat terlindas truk tangki setelah sebelumnya ditabrak sepeda motor, di
Peristiwa
Medan, MPOL Chery Indonesia resmi luncurkan Chery C5 CSH (Chery Super Hybrid) di Kota Medan sebagai bagian dari ekspansi teknologi hybrid C
Ekonomi
, MPOL Maudy Ayunda Tampil Memukau dengan Perhiasan Natural Diamond yang Dibuat Khusus dari Frank & co. di Sundance Film Festival 2026
Hiburan
Banda Aceh, MPOL &mdash PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) bersama Pemerintah Kota Banda Aceh melalui UPT
Nusantara
Pembangunan berkelanjutan tidak bisa dibangun di atas pola anggaran yang seragam.Untuk mengangkat daerah tertinggal keluar dari jebakan ke
Artikel
Jakarta, MPOL Herman Khaeron Apresiasi santunan Anak Yatim KWP DPR RI merupakan peran negara dan media di bulan Ramadan demikian sekaligu
Nasional