Sabtu, 30 Agustus 2025

Perkuat Ketahanan Pangan, Polrestabes Medan Tanam Jagung di Lahan Seluas 1 Ha

Iwan Suherman - Rabu, 09 Juli 2025 23:25 WIB
Perkuat Ketahanan Pangan, Polrestabes Medan Tanam Jagung di Lahan Seluas 1 Ha
humas
Waka Polresrabes Medan, AKBP Rudy Silaen ikut tanam jagung.
Sunggal, MPOL -

Baca Juga:
Polrestabes Medan kembali menanam jagung di Dusun 17, Sempat Arih, Sei. Semayang, Medan Sunggal, Rabu (9/7/25).

Penanaman jagung serentak untuk kuartal ketiga ini dipimpin Wakapolrestabes Medan, AKBP Rudy Silaen.

"Dari kegiatan ini, diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian masyarakat serta memperkuat ketahanan pangan di wilayah Kota Medan," kata Rudy disela-sela kegiatan.

Ia mengatakan, kegiatan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan produktivitas lahan, tetapi juga memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan serta kelestarian lingkungan.

"Kegiatan penanaman jagung ini adalah salah satu bentuk implementasi Polri dalam mendukung program nasional serta membantu masyarakat agar lebih mandiri secara pangan," ujarnya.

Mantan Kasat Lantas Polrestabes Medan ini menjelaskan bahwa luas tanah yang dilakukan penanaman jagung pada kuartal ke III ini adalah 1 hektar.

"Sebelumnya untuk di wilayah Medan Sunggal ini kami sudah melakukan penanaman jagung seluas 17,4 hektar," ujarnya.

Sebelum dilaksanakan penanaman bibit jagung bersama para stakeholder dan petani, Rudy bersama para tamu undangan mengikuti zoom meeting penanaman jagung serentak secara virtual bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, menteri pertanian Andi Amran Sulaiman, Ketua Komisi 4 Siti Hediati Soeharto, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dan Irwasum Polri Komisaris Jenderal Polisi. Prof. Dr. Dedi Prasetyo.

Lokasinya di Grobogan, Jawa Tengah dengan menghadirkan pimpinan lembaga terkait seperti Bapenas, Bulog, Kapolda Jawa Tengah, Gubernur dan para ketua perhimpunan tani se-Jawa Tengah.

Saat menyampaikan keta Sambutan, Menteri pertanian Andi Amran Sulaiman lagi-lagi menemukan masalah penyaluran pupuk, dijual dengan harga di atas HET (Harga Eceran Tertinggi) yakni sebesar Rp160 ribu/karung.

"Bapak Kapolda, nah ini saya temukan lagi ada permainan pupuk. Segera selidiki !. Untuk Dirut pupuk saya tegaskan untuk mencabut ijin usaha para penjual pupuk itu, jangan kasi ampun," pesan Amran dengan tegas.(*)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Iwan Suherman
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Seorang Perwira Polisi Berdarah-darah Dilempar Batu Saat Pengamanan Demo di Medan
Motif Pria di Medan Siksa Pacar hingga Tewas, Kelamin Korban Ditusuk Botol-Dipaksa Minum Air Kencing
Polrestabes Medan Gerebek Kos-kosan di Medan Polonia Jadi Sarang Narkoba dan Judi
Lagi, Pembunuhan di Medan Tembung : Seorang Wanita Tewas Dihabisi Pacarnya
Terungkap Motif Dukun di Deli Serdang 'Cabut Nyawa' Pasien, Korban Dibawa Ritual ke Semak-semak Lalu Dibacok
Wanita di Medan Ditemukan Tewas dengan Sejumlah Tusukan, Pacar Korban Ditetapkan Tersangka
komentar
beritaTerbaru