Medan, MPOL - Sekretaris Jenderal Satgas Inti Prabowo (SIP) memperhatikan banyak SPBU yang tidak beroperasi yang dikarenakan tidak mendapatkan supply dari PT. Pertamina Patra Niaga, hal itu membuat antrian panjang di sejumlah SPBU Kota Medan.
Baca Juga:
Hal ini membuat masyarakat Kota Medan dan sekitarnya bertambah panik karena sehabis di terjang bencana banjir, mereka sangat terbatas melakukan aktivitas untuk mencari bahan makanan dengan kendaraan.
Edison Marbun menduga, ada manajemen supply chan yang tidak berjalan sesuai SOP, sehingga membuat kelangkaan BBM dibanyak tempat Kota Medan. Terlihat juga beberapa personil kepolisian yang mengatur kendaraan roda empat dan roda dua di setiap SPBU, ini bertujuan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
Edison Marbun juga mengapresiasi kepolisian yang cepat tanggap terhadap kondisi masyarakat Kota Medan, mulai dari membatu penanganan korban banjir sampai mengawasi SPBU yang beroperasi.
Edison Marbun juga menduga, kelangkaan BBM di sejumlah SPBU Kota Medan disebabkan beberapa hal :
1. Adanya pembatasan supply BBM di setiap SPBU, jadi setiap SPBU mungkin dari awal dibatasi penjualan BBM bersubsidi.
2. Adanya gangguan banjir yang menyebabkan supply BBM via darat terganggu secara langsung.
3. Memungkinkan juga disebabkan oleh gangguan cuaca extrim di laut.
4. Sehingga
Edison Marbun menyimpulkan, dengan ada pembatasan supply BBM bersubsidi, di tambah lagi dengan bencana banjir dan cuaca extrim, sudah pasti terjadi kelangkaan BBM dibanyak SPBU Kota Medan.
Edison Marbun juga menyarankan supaya PT. Pertamina Patra Niaga segera bertindak cepat dalam mengatasi kelangkaan BBM di sejumlah SPBU Kota Medan dan terus memberikan pemahaman kepada masyarakat supaya tidak terjadi kepanikan yang berlebihan yang menyebabkan antrian panjang disejumlah SPBU.
Kejadian rentetan di semua unit usaha PT. Pertamina (Persero) menambah Citra Negatif kepada Pemerintah, mulai banyaknya kecelakaan kerja di Pertamina Hulu Rokan, Kelangkaan BBM di sejumlah SPBU, Banyak SPBU yang nakal dengan mengurangi takaran, adanya SPBU yang produknya tercampur dengan air, Kebakaran, dan masih banyak lagi.
Edison Marbun berharap semua Pembantu Presiden Prabowo Subianto di kabinet merah putih segera bertindak cepat dan akurat, sehingga dapat meringankan beban rakyat Indonesia, Pungkas
Edison Marbun. (fitri)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Baringin MH Pulungan