Kamis, 19 Februari 2026

Pascabanjir, Perumda Tirtanadi Berjibaku Pulihkan Sistem Penyediaan Air Minum - SPAM

Rifki Warisan - Selasa, 02 Desember 2025 00:21 WIB
Pascabanjir, Perumda Tirtanadi Berjibaku Pulihkan Sistem Penyediaan Air Minum - SPAM
Istimewa
Perumda Tirtanadi siapkan mobil tangki air bagi masyarakat pelanggan yang air di rumahnya masih kecil ataupun mati.
Medan, MPOL -Hujan deras yang terus menerus sajak 25 sampai 27 Nopember 2025, mengakibatkan banjir hampir di seluruh Kota Medan dengan ketinggian mencapai dada orang dewasa.

Baca Juga:
Terjadinya banjir tersebut mengakibatkan terendamnya seluruh pompa yang ada di Instalasi Pengolahan Air (IPA). Petugas Tirtanadi masih berjibaku secara ekstra melakukan recovery Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) terhadap seluruh kerusakan pompa akibat terendam banjir yang ada di IPA maupun Booster Pump dan pipa distribusi.

"Perbaikan kerusakan yang ada di IPA dan Booster Pump serta pipa distribusi akibat banjir di Kota Medan sudah 90 %," ujar Direktur Utama Perumda Tirtanadi, Ardian Surbakti, Senin (1/12/2025).

Dikatakan Ardian, hanya 1 Water Treatment Plant (WTP) yang belum beroperasi secara maksimal, yaitu di IPA Martubung.

"Hanya di IPA Martubung yang pompa transmisinya masih diperbaiki," ucap Ardian.

Lebih jauh Ardian mengatakan untuk menunggu pemadatan air yang di jalur pipa distribusi yang sempat kosong setelah perbaikan pompa, Perumda Tirtanadi menyiapkan mobil tangki air bagi masyarakat pelanggan yang air di rumahnya masih kecil ataupun mati.

Selain progres perbaikan jalur distribusi air pelanggan di Kota Medan, Ardian mengatakan untuk pelayanan air bersih di Kota Padang Sidempuan masih sekitar 30 %. Hal ini disebabkan sulitnya medan yang dilalui maupun menuju lokasi kerusakan karena banyak material kayu dan lumpur.

"Lokasi menuju perbaikan pipa banyak material kayu dan lumpur juga akibat terjadinya longsor sehingga petugas kami kesulitan dalam memperbaiki pipa," ujar Ardian.

Ia menyampaikan titik lokasi pipa yang putus seperti di Desa Sihopur dan Desa Sisundung terdapat pipa yang harus diperbaiki sepanjang 100 meter.

"Di Sidempuan kondisi pipa yang akan diperbaiki sudah berada di tepi tebing yang curam sehingga petugas kami hanya siang hari dapat memperbaiki pipa tersebut," ucapnya.

Untuk itu Ardian memohon maaf kepada seluruh masyarakat pelanggan atas ketidaknyamanan ini dan memohon doa kiranya petugas secepatnya dapat memperbaiki pipa yang rusak tanpa ada halangan. **

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru