Mulut Bau Alkohol, Dokter Kecantikan Dianiaya Abang Kandung
Medan, MPOL Seorang dokter kecantikan dianiaya abang kandung hingga mengakibatkan pendengarannya terganggu. Selain mengalami gangguan pende
Peristiwa
Medan, MPOL - Peredaran narkoba masih saja terus terjadi di wilayah padat penduduk. Sejumlah warga yang sudah sangat resah menyampaikan bahwa ada pasangan suami istri (pasutri) menjadi bandar narkoba di kawasan Jalan B. Zein Hamid, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan.
Baca Juga:
- Pimpin Apel Gabungan, Sekdako Binjai: Kesiapsiagaan dan Respons Cepat Kunci Penanggulangan Bencana
- Dukung Tuntutan Almasar Sumut, Aktivis Muhammad Abdi Siahaan Desak Kejatisu Usut Dugaan Korupsi di BBWS Sumatera II
- Abdullah Rasyid: Pemulihan Pascabencana di Aceh Tamiang Tunjukkan Kemajuan Signifikan
Mirisnya, mereka menyebut pasutri tersebut tak pernah ditangkap dan terkesan kebal hukum. Malah para 'pasien' (pecandu) yang kerap ditangkap setelah membeli barang haram itu dari dalam rumah yang berada di salah satu gang.
Mewakili warga lainnya yang resah, SM membenarkan aktivitas peredaran 'serbuk putih' yang dikendalikan pasutri di dalam rumah. Kepada awak media ia menyebut peredaran sabu yang dikendalikan keduanya sudah berjalan cukup lama dan perpindahan dari kawasan Mangkubumi.
"Di Jalan Brigjen Zein Hamid ada dua rumah BD (bandar) besar suami istri pindahan dari Mangkubumi dan pernah terjadi penangkapan di gang tersebut dengan BB (barang bukti) 1 kg dan sekarang lebih ngeri permainannya sampai gak tersentuh sama polisi," kata SM.
SM menyebut modus penjualan sabu yang dilakukan pasutri memiliki peran masing-masing agar 'pergerakan' bisa berjalan mulus.
"Permainan mereka istri di rumah jadi 'dokter' alias jualan sabu di rumah. Sedangkan suaminya R mainnya keluar/ gerak malam dengan mengendarai motor. Lalu saudaranya I mainnya ke Mangkubumi masih menjalankan usaha suaminya yang masih menjalani hukuman di Tanjung Gusta," sebutnya.
SM juga menerangkan bahwa ada seorang wanita yang merupakan 'pasien' dari bandar tersebut pernah ditangkap. Namun, beberapa hari kemudian sudah bebas dengan mahar ratusan juta.
"Tapi kemarin ada pemakai ditangkap habis 'belanja' dari tempat dia (R), cuma beberapa hari udah bebas. Orang berduit pemakainya itu. Pembelinya pada umumnya orang Tionghoa, naik mobil datang, terutama perempuan itu umurnya sekira 50-an seminggu bisa tiga kali belanja," jelasnya.
"Kadang sopirnya yang masuk ke dalam gang belanja, kadang perempuan itu yang masuk," tambahnya.
Pria yang tinggal di sekitar lokasi itu juga menduga ada keterlibatan oknum aparat yang mem-backup/ melindungi pasutri tersebut sampai bebas menjalankan bisnis 'si putih'.
Medan, MPOL Seorang dokter kecantikan dianiaya abang kandung hingga mengakibatkan pendengarannya terganggu. Selain mengalami gangguan pende
Peristiwa
Medan, MPOL Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Hinca Panjaitan, mendatangi Pengadilan Negeri (PN) Medan, Senin (30/3/2026) siang,
Hukum
Jakarta, MPOL Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM) memberikan perhatian serius terhadap kasus hukum yang men
Nusantara
Medan, MPOL Setiap tahun, kompetisi masuk perguruan tinggi negeri (PTN) di Indonesia semakin ketat. Pada UTBKSNBT 2025, tercatat lebih dar
Pendidikan
Binjai, MPOL Sekretaris Daerah Kota Binjai Provinsi Sumatera Utara Chairin F. Simanjuntak, S.Sos., M.M., menghadiri kegiatan sosialisasi
Sumatera Utara
Binjai, MPOL Sekretaris Daerah Kota Binjai, Chairin F. Simanjuntak, S.Sos., M.M., memimpin apel gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan
Sumatera Utara
Binjai, MPOL Wali Kota Binjai Drs. H. Amir Hamzah, MAP memantau langsung pelaksanaan Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) Ta
Sumatera Utara
Medan, MPOL Aktivis Sosial Kemasyarakatan Sumatera Utara Muhammad Abdi Siahaan yang akrab disapa Wak Genk mendesak Kejaksaan Tinggi Sumater
Sumatera Utara
Jakarta, MPOL PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) mencatatkan kinerja positif dari superapp andalannya, Bale by BTN, yang dalam sat
Nasional
Sergai, MPOL Pemulihan pascabencana banjir bandang dan tanah longsor di Aceh Tamiang menunjukkan progres yang terukur. Bencana hidrometeoro
Sumatera Utara