Selasa, 27 Januari 2026

1000 KK Warga Komplek TKBM Sei Mati Terendam Banjir dan Pasang Air Rob

Toga Pasaribu - Rabu, 03 Desember 2025 21:05 WIB
1000 KK Warga Komplek TKBM Sei Mati Terendam Banjir dan Pasang Air Rob
Lurah Sei Mati Yogi (kanan) dan warga saat dikonfirmasi serta warga TKBM yang mengungsi. (Topas)
Medan, MPOL -Sepekan lebih 1000 KK warga Komplek TKBM Lingkungan 18 Keluarahan Sei Mati Kecamatan Medan Labuhan Kota Medan Sumatera Utara dilanda banjir dan pasang air rob. Rabu (03/11)

Baca Juga:
Tak tangggung-tanggung ketinggian air mencapai hingga sedada orang dewasa membuat aktivitas warga menjadi lumpuh hingga ratusan warga mengungsi ke masjid dan gereja yang berada di sekitar komplek TKBM serta rumah-rumah keluarga warga yang tidak terdanpak banjir.

Salah seorang warga komplek TKBM Sei Mati, Sorta Boru Manulang ketika dikonfirmasi mengaku, peristiwa banjir yang dialami warga sejak Rabu (26/11) lalu dan pada Selasa (2/12) sudah mulai surut, namun pada Rabu malam hujan deras dan pasang air rob kembali mengahantan hingga membuat ratusan runah warga kembali direndam banjir.

"Kami sudah mengungsi beberapa hari di masjid karena rumah kami sudah direndam banjir, kami tidak bisa tidur di rumah semua sudah hancur'" ucapnya.

Ucap warga tersebut itu lebih lanjut, kami memang sudah menerima bantuan yang disampaikan melalui pihak kelurahan Sei Mati, berupa beras, telur , mie instant, biscuit, minyak goreng dan air mineral. Harapan kami semoga banjir ini cepat surut agar anak-anak bisa segera kembali sekolah dan kami bisa kembali ke rumah kami masing-masing walau barang-barang perabot rumah tangga kami sudah hancur akibat terendam banjir.

Terpisah Lurah Sei Mati Yogi Fatresya Wahyu didampinggi Kepala Lingkungan XVIII Lindung Harianja mengatakan, ada 1000 KK yang menjadi korban banjir besar di Komplek TKBM dan pihak Kelurahan sudah berupaya semaksimal untuk mengantisipasi dampak banjir dan memberikan bantuan bagi warga yang terdampak, ujarnya

"Warga-warga yang terdampak sudah kita antisipasi dengan menempatkan mereka di tirik-titik pengungsian seperti di rumah- rumah ibadah dan membuat dapur umur dan kita membantu suplai bahan makanan yang diperlukan warga kita," ungkapnya.

Hari ini kita juga sudah berkoodinasi dengan pihak Puskesmas Medan Labuhan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan warga yang mengalami sakit seperti demam dan gatal-gatal serta pihak BNPB
mengevakuasi yang sakit dengan perahu karet untuk dibawah ke rumau sakit, ucapnya.

"Kami berharap kepada seluruh stakeholder bersama dengan kami untuk membantu mensuplai bahan makanan
kepada warga yang terdampak banjir, " harapnya.

Kita juga terus memonitor drainase-drainase yang ada di wilayah kita agar tetap normal dan bebas dari sampah serta kita berharap untuk infrakstruktur disegerakan di wilayah kita ini, pungkasnya.**

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Jalaluddin Lase
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru