Minggu, 11 Januari 2026

Program PKM, Tim Medis FK UISU Tembus Tiga Desa Terisolir Di Tapteng

Iwan Suherman - Selasa, 30 Desember 2025 17:10 WIB
Program PKM, Tim Medis FK UISU Tembus Tiga Desa Terisolir Di Tapteng
Humas
Poto atas : Tim Medis FK UISU berikan pelayanan kesehatan di Dusun 2 Desa Tapian Nauli Saur Manggita. Poto bawah, pelayanan kesehatan di Desa Sibiobio.Kec. Sibabangun.

Medan, MPOL -

Baca Juga:
Tim Medis Tanggap Bencana Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara (FK-UISU) menunjukkan komitmen dalam memberikan bantuan cepat dan efektif kepada masyarakat terdampak banjir dan longsor di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng).

Melalui Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Tanggap Darurat Bencana, Tim Medis FK- UISU memberikan bantuan layanan kesehatan dan makanan bergizi kepada korban banjir dan longsor di tiga desa terisolir di Tapteng.

Kegiatan tersebut diselenggarakan atas dukungan Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Diktisaintek) yang memberikan hibah dalam upaya penanggulangan bencana.

Ketua Pelaksana Tim Medis Tanggap Bencana FK UISU di Wilayah Tapteng dr. Nanda Novziransyah, M.Kes, Sp.KKLP kepada wartawan di Medan, Selasa (30/12/25) menyebutkan kegiatan pelayanan kesehatan dilaksanakan sejak 14 hingga 27 Desember 2025.

Ada tiga desa terisolir mereka datangi, yakni Desa Tapian Nauli Saur Manggita, Kec. Tukka, Desa Sait Kalangan Dua, Kec. Tuka dan Desa Sibiobio, Kec. Sibabangun, Kab. Tapteng.

"Tiga desa ini diketahui belum tersentuh bantuan layanan kesehatan, dan tim medis FK-UISU yang pertama ke lokasi memberi bantuan layanan kesehatan," sebut dr. Nanda.

Tim yang menuju tiga desa tersebut berjumlah 12 orang, dibagi untuk tiga desa, terdiri tiga dokter dan 9 mahasiswa kedokteran dari Tim Bantuan Medis (TBM) FK- UISU.

Menurut dr. Nanda, akses menuju tiga desa tersebut belum bisa dilalui kendaraan, hanya bisa menggunakan helikopter atau berjalan kaki melintasi hutan dan perbukitan.

"Kami berterima kasih kepada Pemkab Tapteng, khususnya Kepala Dinas Kesehatan Tapteng yang telah menerima dan memfasilitasi kami berkoordinasi dengan Basarnas dan BNPB Tapteng sehingga bisa ke lokasi terisolir tersebut menggunakan helikopter," sebutnya.

Ia menjelaskan, pemeriksaan kesehatan yang dilakukan Tim Medis FK-UISU berupa pengobatan gratis dan pemberian makanan tambahan kepada anak-anak, dewasa serta lansia.

Juga bantuan genset untuk mendukung penerangan di tiga desa tersebut.

Berdasarkan data tim, penyakit terbanyak di derita warga desa berupa Inspeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA), gatal-gatal pada kulit (dermatitis) dan kasus gangguan pencernaan.

Kadis Kesehatan Tapteng Lisnawati Panjaitan, S.Kep, Ns, M.Kes, AKK, saat itu mensuport semua kegiatan Tim Medis FK-UISU.

"Tentunya kami sangat terbantu dengan kehadiran tim medis FK-UISU. Terima kasih tak terhingga, dan semoga berkelanjutan," kata dia berharap Tapteng bangkit lebih cepat, pulih lebih kuat, sesuai hastag Pemkab Tapteng.(*)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Iwan Suherman
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru