Senin, 05 Januari 2026

Togel Aseng Kayu Meresahkan

Redaksi - Rabu, 31 Desember 2025 20:26 WIB
Togel Aseng Kayu Meresahkan
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Dr. Ferry Walintukan. (Ist)
Medan, MPOL - Gurita semarak peredaran togel menyeret nama Aseng Kayu ditemukan kian menuai keresahan massal. Inilah reportase tutup tahun MEDAN POS menyingkap jerit ekonomi di balik praktik perjudian di Sumatera Utara.

Baca Juga:

Ny. Irma (42). Klaim perempuan 42 tahun itu menjadi cukilan bukti keresahan emak-emak soal semarak peredaran togel di banyak wilayah kabupaten-kota Sumut (Sumatera Utara) yang santer menyeret nama taipan asal Tebing Tinggi itu.


Saking resah, dia bahkan menyebut kondisi rumah tangganya kini nyaris bagai siksa neraka.

"Sepanjang tahun (2025) ini saya terus gadoh dengan suami dan itu tampak menyiksa perasaan anak-anak kami," jelas Irma, dari kediamannya, Rabu (31/12/2025) siang.

"Cemmana saya gak gadoh (ketika) dia (belakangan ini) semakin sering nggak ngasih uang belanja. Alasannya ada aja yang dibuat-buatnya, padahal saya tau: semua duit gaji dia selalu habis untuk main togel," imbuh Irma, ibu 5 anak asal Talun Kenas, desa di Kecamatan STM (Sinembah Tanjung Muda) Hilir, Kabupaten Deli Serdang,Sumut.

Kondisi serupa juga diklaim sejumlah tetangga Irma. Ekonomi semua rumah tangga di wilayah itu diketahui nyaris bergantung dari kocek tauke kebun sawit.

"Sama. Namanya satu pekerjaan ya satu kelakuan juga," timpal Ny. Supaidah (53), menyindir hobi main togel lakinya yang satu lokasi kerja dengan suami Ny. Irma.

Menurut dia, nyaris semua pekerja kebun sawit di wilayah domisilinya adalah pecandu togel yang semarak peredarannya menggaungkan nama Aseng Kayu sebagai terduga big bos bisnis judi buntut itu.

"Padahal jauh lebih banyak kalahnya daripada kenaknya," tambahnya soal nasib buntung penggila togel.

Penelusuran wartawan Anda sepanjang 2025 menemukan peredaran togel dengan merek mencatut nama Aseng Kayu mewabahi kehidupan lebih 300 desa di 22 wilayah kecamatan se-Deliserdang.

Sementara di Medan, peredaran togel plus praktik perjudian dadu dan Tembak Ikan ditengarai milik Aseng Kayu ditemukan kuat mewabahi wilayah utara kota itu, yakni Marelan, Labuhan, dan Belawan.

"Sudahlah nyabu, main togel pulak. Tinggal ketangkap (polisi) aja yang belum," aku Ny. Mida (47), warga Pasar 1 Marelan, soal ulah edan suaminya yang bekerja di KIM (Kawasan Industri Medan).

"Pokoknya tahun (2025) ini (kondisi moral dan ekonomi) keluarga saya semakin hancur," jelasnya, Sabtu (27/12/2025) lalu.

Pengakuan lebih edan muncul dari Ny. Lina (55), warga kawasan Bagan Deli, Belawan. "Dua anak saya sudah lama kecanduan narkoba dan main togel seperti ayahnya," akunya, ditemui pada Senin (29/12/2025) lalu.

"Di (daerah) sini (anak beranak nyabu dan main togel) itu sudah dianggap biasa aja," imbuhnya, terdengar miris.

Dengan debut edar di Kota Tebing Tinggi, togel menyeret nama Aseng Kayu diketahui telah merambah ke sejumlah wilayah kabupaten lain, yakni Serdang Bedagai, Simalungun, Asahan, serta Karo dan Dairi.

Bersama sinyal keresahan emak-emak Sumut yang kian menguat, ekspansi pasar togel sindikat kuat itu ditemukan terjadi sejak November 2025.

Sementara, merespons temuan meluasnya wilayah edar togel menyeret nama Aseng Kayu, Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Dr. Ferry Walintukan mengaku segera meneruskan info itu pada satuan polisi yang berwenang menindak praktik perjudian.

"Dan saya yakin, segala praktik perjudian di Sumatera Utara akan ditindak," tandasnya, via sambungan WhatsApp, Rabu (31/12/2025) sore. (fm)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Baringin MH Pulungan
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru