Kamis, 15 Januari 2026

Pemkab Taput Lakukan Verifikasi Akhir Bagi Penerima Bantuan Huntap

Darwin Manalu - Kamis, 15 Januari 2026 12:49 WIB
Pemkab Taput Lakukan Verifikasi Akhir Bagi Penerima Bantuan Huntap
Ist
Menteri PKP RI Maruarar Sirait saat berkunjung ke lokasi korban bencana banjir longsor ri Kecamatan Adiankoting.
Taput, MPOL - Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara (Pemkab Taput) akan melakukan verifikasi akhir terhadap para korban bencana alam banjir longsor yang kehilangan tempat tinggal.

Baca Juga:

" Verifikasi akhir itu guna menentukan kepastian pembangunan hunian tetap atas bantuan Yayasan Buddha Tzu Chi yang direlokasi ke Desa Dolok Nauli, Kecamatan Adiankoting, " ujar Kabid Perumahan dan PSU Dinas Perkumpulan Taput Afrinton Siregar, ST, Rabu (13/1).

Kita telah membentuk tim validasi akhir yang melibatkan BPBD, Perumahan dan Kawasan Pemukiman serta Inspektorat.

Dan, saat ini sudah dilakukan proses pematangan lahan dan pembuatan jalan akses masuk dan diperkirakan akan rampung pekan ini.

Sebelumnya kata Afrinton, pembangunan hunian tetap lewat inventarisir yang dilakukan tercatat 103 unit.

Tetapi karena ada juga masyarakat mungkin tidak berminat atau mungkin tidak bisa masuk ke kategori bantuan itu, setelah dilakukan verifikasi ulang , kemungkinan besar jumlah pembangunan unit Huntap itu mungkin berkurang.

" Penyebab lain berkurang, mungkin ada rumah penduduk yang sudah masuk zona merah bencana alam.Jadi, kalaupun itu kita bangun di lokasi yang sama kemungkinan besar tidak bisa ditempati," ungkapnya.

Ia menjelaskan, setelah hasil validasi akhir diperoleh, para penerima bantuan akan diikat pada sebuah perjanjian.

"Jadi, jumlah rumah yang akan dibangun masih fluktuatif. Senin pekan depan kami akan melakukan validasi akhir, kita tunggu hasilnya," katanya.

Tipe hunian tetap yang akan dibangun di Dolok Nauli Adian Koting adalah Tipe 36 dengan luas lahan 7x 13 meter persegi sesuai aturan yang dikeluarkan pemerintah.

"Kalau tipe 36 memiliki 2 kamar, ruang keluarga, kamar mandi dan dapur,"urainya.

Afrinton juga menjelaskan, terkait rancang bangun atau desain rumah telah ditangani Yayasan Buddha Tzu Chi.

"Soal biaya pembangunan, saya pikir mereka akan mengadopsi sesuai dengan bantuan hunian tetap yang didonasikan pihak KDM CS sebesar Rp.75 Juta/unit,"ujarnya.

Terkait kehadiran pemerintah pada proyek tersebut, Afrinton menjelaskan tentu akan mengambil peran lewat pengawasan sesuai petunjuk Bupati Tapanuli Utara.

"Kenapa kami masuk, karena akan memastikan bahwa pembangunan itu memenuhi syarat keteknisan, lingkungan dan kesehatan," tegasnya.

Jadi pada setiap proses pembangunan secara teknis sambung Afrinton, akan melakukan pelaporan atas progresnya sesuai petunjuk bupati yang juga mengarahkan agar menampung biaya monitoring.

Terkonfirmasi, pihak yang akan mengerjakan pembangunan Hunian Tetap tersebut telah ditunjuk langsung pihak Yayasan Buddha Tzu Sci.

"Tetapi harus digarisbawahi, ini bukan semata menyangkut pembangunan hunian tetap. Pemkab Taput tentu akan melakukan perhatian besar lewat pembangunan akses jalan masuk ke zona relokasi, pengadaan air bersih, listrik dan pemberian peralatan dapur. Itu membuktikan Pemkab Taput hadir untuk mengakomodir semua kebutuhan para penyintas bencana,"pungkasnya.**

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Maju Manalu
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru