Kamis, 15 Januari 2026

Kadis Amon Disemprot Jaksa Buntut Dugaan Proyek Medan 27 M Dikuasai APH

Redaksi - Kamis, 15 Januari 2026 14:09 WIB
Kadis Amon Disemprot Jaksa Buntut Dugaan Proyek Medan 27 M Dikuasai APH
Kadis Kominfo Kota Medan, Arrahman Pane alias Amon. (Ist)
Medan, MPOL:Santer kabar dugaan gawe semua proyek Dinas Kominfo Medan tahun ini dikuasai oknum APH ditemukan menuai emosi massal. Bikin geram jaksa dan polisi.

Baca Juga:
Awalnya, kabar soal proyek pengadaan internet bernilai pagu Rp 27 miliar itu ditemukan beredar di kalangan pejabat teras Pemko Medan. Itu terendus sejak akhir Dessmber 2025.

Sumber konfidensial MEDAN POS di lingkaran Eselon II di sana menyebut warta mulut ke mulut itu bermuasal dari Kadis Kominfo (Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika) Kota Medan, Arrahman Pane, akrab dengan sapaan Amon.

"Semua (yang ngomong soal proyek Dinas Kominfo Medan) laporannya gitu. Sama. (Semua proyek untuk tahun ini) sudah habis, nggak ada lagi. Kata Amon, semua diambil APH," tutur sumber anonim itu, Rabu (14/1/2026).

Pengakuan senada juga datang dari seorang pengurus partai ternama di Medan. Dia bahkan mengaku sudah menghadap Kadis Amon. "Habis katanya. Semua (proyek Kominfo Medan 2026) diambil APH," kata dia, minta identitas tak dicatut.

Santer kabar menyeret citra APH (Aparat Penegak Hukum) itu segera mengundang reaksi sejumlah perwira polisi di Medan. Begitu pula jaksa. Semua membantah main proyek.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Medan, Fajar Syah Putra, turut bereaksi. Dia, yang segera pindah tugas di Kejaksaan Agung (Kejagung), membantah pihaknya mendapat proyek Dinas Kominfo Medan.

"Coba tanya siapa APH nya. Saya tidak kenal siapa kadisnya," kata Kajari Fajar lewat pesan WA, Selasa (13/1/2026).

Saking geram dengan info itu, dia dilaporkan menyuruh Kasi Intel Kejari Medan guna menemui Kadis Amon. Di sinilah kemudian sang kadis kena semprot.

Kadis Kominfo Medan, Arrahman Pane alias Amon, ditemukan sulit sekali meluangkan waktu terhadap wartawan. Amon bahkan tak bisa dikontak lewat WA, meski pesan untuknya terkirim.

MEDAN POS, yang Selasa (13/1/2026) lalu mengirim pesan berulang soal niat wawancara, tak mendapat respons dari Amon. Begitu pula saat dia dikontak berulang kali.

Tapi Rabu (14/1/2026) lalu Amon kontan bereaksi saat wartawan Anda mengirimnya kabar 31 paket
proyek dinas yang dipimpinnya menyeret dugaan peran APH. Amon buru-buru mengontak MEDAN POS. Dia menyangkal kebenaran kabar itu.

"Tak pernah ada APH main proyek Dinas Kominfo Medan. Lagian semua prosedur soal proyek lewat E-Katalog," aku Amon. Dia juga menyebut semua proyek Kominfo Medan tahun ini sedang berjalan.

Jejak Kadis Amon diketahui ada di Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan. Dia pernah diperiksa soal proyek pengadaan internet gawe Dinas Kominfo Medan.

"Benar kami ada memanggil PPK (Pejabat Pembuat Komitmen Dinas Kominfo Medan). Tapi sifatnya klarifikasi terkait pengadaan internet itu dikerjakan mulai kapan," kata Kasi Pidsus Kejari Medan, Mochamad Ali Rizza, media online melaporkan.

Menurut Ali Rizza, info dugaan penyelewengan keuangan negara atas proyek pengadaan internet gawe Dinas Kominfo Medan
didapat pihaknya dari laporan intelijen.

"Ya, (itu info) dari bagian intel kami, karena sempat ada kelompok masyarakat yang mau demonstrasi waktu itu. Karena seksi intel tidak bisa melakukan pemeriksaan, akhirnya informasi tersebut diteruskan kepada kami," tandasnya. (fm)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Josmarlin Tambunan
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru