Senin, 02 Maret 2026

GSN ke 8 Kawasan Jermal : Puluhan Orang Diangkut, Barak Narkoba Ikut Dibakar

Iwan Suherman - Jumat, 16 Januari 2026 00:10 WIB
GSN ke 8 Kawasan Jermal : Puluhan Orang Diangkut, Barak Narkoba Ikut Dibakar
Humas
Poto atas, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak (tengah) bersama Tim Gabungan. Calvijn menginterogasi seorang terduga.
Medan, MPOL -

Baca Juga:
Polrestabes Medan giat razia dengan sandi Gerebek Sarang Narkoba (GSN) di kawasan Jermal

Lokasinya kali ini di Jalan Keramat Indah Gang Kasih dan Jalan Keramat Indah Ujung Gang Perjuangan Blok 1, Kecamatan Percut Sei Tuan, wilayah hukum Polrestabes Medan, Rabu (14/1/26) malam.

Dalam operasi tersebut, petugas gabungan mengamankan 41 orang dan merobohkan serta membakar barak-barak yang diduga menjadi pusat peredaran narkoba.

Mulanya, Operasi GSN diawali apel gabungan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) di Lapangan Apel Mapolrestabes Medan. Apel.

Apel dipimpin jajaran Polda Sumatera Utara dan Polrestabes Medan yang dihadiri unsur TNI dan BNN Sumut.

Terlihat hadir sejumlah pejabat turut hadir di antaranya Karo Ops Polda Sumut, Dansat Brimob Polda Sumut, Dir Samapta Polda Sumut, Kapolrestabes Medan, Wakapolrestabes Medan, Kabag Ops Polrestabes Medan, Kasat Intelkam, Kasat Reskrim, Kasat Samapta, dan Kasat Narkoba Polrestabes Medan.

Personel gabungan yang diterjunkan terdiri dari personel Polrestabes Medan, BKO Ditsamapta Polda Sumut, BKO Satbrimob Polda Sumut, BKO TNI Kodim 0201 Medan, dan BKO BNN Sumut.

Karo Ops Polda Sumut dalam arahannya menekankan agar pelaksanaan operasi berjalan humanis dan tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Ia juga mengingatkan agar penggunaan senjata api dilakukan sesuai perintah pimpinan serta mengutamakan keselamatan personel.

Sedangkan, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa operasi ini merupakan penindakan kedelapan yang dilakukan di kawasan Jermal.

Ia menegaskan kehadiran aparat merupakan bentuk komitmen berkelanjutan dalam menyelamatkan generasi bangsa dari bahaya narkoba.

"Kami hadir sebagai representasi negara untuk misi kemanusiaan. Wilayah Jermal ini sudah lama dikuasai kartel narkoba dan perjudian, sehingga penindakan harus terus dilakukan secara konsisten," ucapnya.

Ia juga menyoroti masih ditemukannya barak-barak narkoba yang kembali dibangun, meskipun pada penindakan sebelumnya lokasi tersebut telah diratakan.

Menurutnya, pembangunan barak tidak mungkin terjadi secara tiba-tiba dan akan didalami bersama masyarakat setempat.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Bayu Putro Wijayanto menambahkan lokasi sasaran merupakan area yang telah beberapa kali dilakukan penindakan.

Personel kata Bayu, dibagi ke dalam sejumlah tim dengan tugas pendorong, pengamanan, dan penindakan, serta diminta bertindak persuasif untuk menghindari korban maupun dampak negatif di tengah masyarakat.

Pantuan di lokasi, usai apel, personel bergerak menuju lokasi sasaran.

Tim II dipimpin Kasat Reskrim dan Kasat Intelkam Polrestabes Medan tiba di Jalan Keramat Indah Ujung Gang Perjuangan Blok 1 dan langsung mengamankan area.

Sebanyak 13 orang yang berada di sekitar barak narkoba diamankan di lokasi tersebut.

Petugas selanjutnya melakukan perobohan dan pembakaran barak-barak yang diduga digunakan sebagai tempat peredaran dan penyalahgunaan narkotika.

Dalam operasi lanjutan di dua titik sasaran, total 41 orang berhasil diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolrestabes Medan menegaskan seluruh orang yang diamankan masih berstatus terduga dan akan didalami keterkaitannya dengan jaringan narkoba di kawasan Jermal.

Ia memastikan Polrestabes Medan bersama Polda Sumatera Utara, BNN, TNI, dan unsur Forkopimda tidak akan memberi ruang bagi sindikat narkoba dan perjudian.

"Operasi ini akan terus berlanjut hingga kawasan ini benar-benar bersih," janji Calvijn.(*)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Iwan Suherman
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru