Selasa, 27 Januari 2026

Diduga Komplotan Begal Sadis Kejar Korban Pakai Celurit Sampai Tersungkur, Ini Respons Polisi

Ardi Yanuar - Selasa, 27 Januari 2026 19:40 WIB
Diduga Komplotan Begal Sadis Kejar Korban Pakai Celurit Sampai Tersungkur, Ini Respons Polisi
Screenshot video.
Korban tampak tersungkur setelah dikejar komplotan diduga pelaku begal.
Medan, MPOL -Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan seorang pria memakai sweater berwarna putih berlari kencang sembari berteriak minta tolong berkali-kali ketika dikejar komplotan diduga pelaku begal bersenjata tajam (bersajam) celurit. Lantaran terus dikejar, korban sampai tersungkur menabrak suatu benda di atas parit.

Baca Juga:
Aksi tersebut jelas terekam cctv korban dikejar oleh beberapa orang sambil menentang celurit. Adapun kejadian itu disebutkan terjadi di Jalan Purwo, Kelurahan Durian, Kecamatan Delitua, Senin (26/1/2026) sekira pukul 03.06 WIB.

Dalam video berdurasi pendek yang dilihat, awalnya terlihat iring-iringan sepeda motor melintas di lokasi. Tak lama kemudian, terlihat sejumlah pria berlari ke arah berlawanan. Lalu seketika terdengar suara gaduh dan tiba-tiba seorang pria dengan menggunakan jaket warna putih terjatuh ke dalam parit, lalu bangkit dan terus menyelamatkan diri ke arah rumah warga.

Disaat bersamaan, dari arah belakang terlihat dua pria mengejarnya yang salah satunya menggunakan celurit. Karena sudah dalam keadaan terpojok pria tersebut terus berteriak minta tolong, namun tak ada warga yang datang menolong. Belum diketahui secara pasti apakah korban telah dibacok atau tidak.

Dari informasi yang beredar di lokasi kejadian disebutkan ada temuan bekas darah yang sudah berceceran. Selain itu, motor korban dikabarkan sudah tidak ada.

Kanitreskrim Polsek Delitua, AKP Hermawan ketika dikonfirmasi mengatakan pihaknya belum ada menerima laporan terkait kejadian tersebut.

"Izin sampai sekarang korban belum ada yang melaporkan ke Polsek Delitua dan tidak menutup kemungkinan kejadian tersebut tawuran ataupun penganiayaan," kata Hermawan, Selasa (27/1/2026) siang.

Hermawan mengaku sudah mengetahui peristiwa itu, namun dirinya juga belum mengetahui siapa korbannya karena tidak ada yang membuat laporan polisi. *

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ardi Yanuar
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru