Selasa, 24 Maret 2026

Retribusi Dikutip, Sampah Berserakan dan Sumbat Parit

Timbulkan Aroma Menyengat di Pasar Pagi Tanjung Tiram serta Meresahkan Warga
Marlan MS - Jumat, 06 Februari 2026 10:11 WIB
Retribusi Dikutip, Sampah Berserakan dan Sumbat Parit
Ist
Sampah yang menumpuk di Pasar Pagi Tanjung Tiram Batu Bara.
Batu Bara, MPOL -Aroma busuk dan menyengat mengganggu pedagang dan pembeli di Pasar Pagi Kelurahan Tanjung Tiram Kecamatan Tanjung Tiram Kabupaten Batu Bara.

Baca Juga:

‎Kondisi ini akibat sampah memenuhi parit dan menyumbat aliran air sehingga air tidak dapat mengalir.

‎Melalui postingannya, Kamis (5/2/2026), pemilik akun Facebook @Kamel Kamel melalui unggahan videonya menggambarkan kondisi parit yang dipenuhi sampah.

‎Pada video berdurasi 2 menit 48 detik, seorang ibu pedagang yang tidak disebutkan identitasnya menjelaskan setiap hari dari pedagang dikutip retribusi sampah sebesar Rp2.000. Sedangkan dari toko dan grosir, retribusi sampah dikutip Rp15.000 ribu setiap bulan.

‎Masih menurut ibu pedagang tersebut, hampir 1000 pedagang berada di Pasar Pagi dan seluruhnya membayar retribusi sampah secara rutin.

‎Meski demikian, sampah tetap berserakan bahkan parit yang seharusnya mengalirkan air dari pasar tersebut justru tersumbat dengan banyaknya sampah di dalam parit.

‎Dikonfirmasi lewat selulernya, Plt. Kadis Perkim Lingkungan Hidup Kabupaten Batu Bara Tavy Juanda tidak memberikan respon.**

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Maju Manalu
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru