Jumat, 27 Maret 2026

Hapus Stigma 'Anak Tiri', Rico Waas: Pemko Medan Tahun ini Fokus Pembangunan Medan Utara

Rifki Warisan - Senin, 16 Maret 2026 22:42 WIB
Hapus Stigma 'Anak Tiri', Rico Waas: Pemko Medan Tahun ini Fokus Pembangunan Medan Utara
Diskominfo Medan
Wali Kota Medan, Rico Waas saat Safari Ramadan Pemko Medan di Masjid Al Huda, Jalan Rawe IV, Medan Labuhan, Senin (16/3/2026)
Medan, MPOL -Pemko Medan berkomitmen melakukan transformasi besar-besaran di kawasan Medan bagian Utara pada tahun anggaran ini. Bahkan pembangunan infrastruktur di kawasan pesisir tersebut akan menjadi prioritas utama guna menghapus kesan Medan Utara sebagai "anak tiri".

Baca Juga:
Hal ini disampaikan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas saat Safari Ramadan Pemko Medan di Masjid Al Huda, Jalan Rawe IV, Medan Labuhan, Senin (16/3/2026).

Hadir dalam Safari Ramadan tersebut Anggota DPRD Kota Medan H. Muslim, Saipul Bahri dan Janses Simbolon, unsur Forkopimda, Pimpinan Perangkat Daerah di lingkungan Pemko Medan, Ketua BKM Al Huda Effendi, Ustaz Mahmud Yunus Daulay, serta Camat Medan Labuhan Elias Padang.


Dijelaskan Rico Waas, langkah konkret ini diwujudkan melalui pengalokasian anggaran pembangunan sebesar 35% yang dikhususkan bagi pengembangan wilayah Medan bagian Utara. Wali Kota menyebutkan bahwa fokus utama pengerjaan tahun ini meliputi perbaikan jalan dan optimalisasi sistem drainase yang selama ini sering dikeluhkan masyarakat.

"Kami mendengar aspirasi masyarakat melalui rekan-rekan di DPRD. Tahun ini kita fokus kerja ke Utara. Niat baik kami adalah memastikan warga di Medan Labuhan, Belawan, Deli, hingga Marelan merasakan kehadiran pembangunan yang setara," ujar Rico Waas.


Selain perbaikan fisik, Rico Waas juga menyoroti pentingnya peran masjid sebagai pusat solusi sosial. Ia meminta Badan Kemakmuran Masjid (BKM) untuk aktif merangkul generasi muda guna membentengi mereka dari ancaman narkoba, tawuran, dan judi online yang kian marak.

Pemko Medan mendorong adanya program pemberdayaan ekonomi bagi pemuda, seperti pelatihan keterampilan (barista dan pangkas rambut), yang dapat didanai melalui dana pemberdayaan di tingkat kecamatan.

"Kita ingin anak-anak muda kita punya kegiatan positif. Jangan sampai mereka lebih banyak menghabiskan waktu di jalanan. Masjid harus menjadi wadah pembinaan, baik secara spiritual maupun ekonomi," ujar Rico Waas.

Melalui kolaborasi antara pembangunan infrastruktur yang masif dan penguatan basis sosial di masjid, Pemko Medan optimistis kawasan Medan Utara akan mengalami peningkatan kualitas hidup yang signifikan dalam waktu dekat.

Terkait safari Ramadan, Rico Waas menyampaikan tidak terasa kita berada di ujung bulan suci Ramadan. Ada perasaan sedih karena akan meninggalkan bulan Ramadan dan perasaan senang menyambut hari Raya IdulFitri.

"Mudah-mudahan setelah Ramadan Insyaallah makin terasa ibadahnya dan semakin khusyuk. Selain itu bulan ini benar-benar kita bisa mendekatkan diri kepada Allah, insyaallah semua doa kita di bulan Ramadan diijabah oleh Allah SWT", ucap Rico Waas.

Selanjutnya Rico Waas berharap bantuan yang diberikan Pemko Medan untuk masjid Al Huda dapat dimanfaatkan bagi pembangunan dan perluasan masjid.

Adapun bantuan untuk masjid Al Huda diantaranya hibah Rp.50 juta untuk pembangunan masjid, bantuan sosial Rp.10 juta dan paket ramadhan, lalu penyerahan akta pendirian Koperasi Masjid dan satu unit gerobak usaha, 100 bibit cabai dan budidaya ikan dalam ember, satu set tenis meja, rak buku, set buku serta barcode e-book, dan laimnya. **

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru