Kamis, 02 April 2026

Dugaan Korupsi Dana BOS TA 2024 Disoal, Kepsek SMAN 1 Bilah Hilir Siap- Siap Berhadapan Dengan APH

Budi Ardiansyah - Kamis, 02 April 2026 07:37 WIB
Dugaan Korupsi Dana BOS TA 2024 Disoal, Kepsek SMAN 1 Bilah Hilir Siap- Siap Berhadapan Dengan APH
Ist
Tampak depan SMAN 1 Bilah Hilir Kabupaten Labuhanbatu.
Labuhanbatu, MPOL -Entah apa yang merasuki ASN berinisial 'DM' selaku penjabat Kepala Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Kecamatan Bilah Hilir Kabupaten Labuhanbatu ini. Diduga lakukan Mark up atas penggunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) TA 2024, alih- alih menjawab konfirmasi wartawan, dirinya malah lebih memilih memblokir nomor kontak WhatsApp wartawan. Senin (30/3/2026) kemarin.

Baca Juga:

Situasi dan tindakan konyol inipun, menjadi tanda tanya besar terhadap awak media, hingga akhirnya ditemukan 'Kabar Angin' bahwa aksi pemblokiran tersebut disinyalir atas perintah oknum Kepala Cabang Dinas (Kacabdis) Wilayah VII.

"Infonya begitu, perintah Kacabdis kepada Kepala Sekolah (Kepsek) agar konfirmasi wartawan di abaikan saja, karena hampir rata- rata Kepsek sudah nyetor untuk pengamanan APH," ungkap 'orang dalam' yang merupakan sumber medanposonline.com, Selasa (31/3/2026).

Mendapati informasi itu, ditelusuri, Kepala Unit Tindak Pidana Korupsi Polres Labuhanbatu, Ipda Parlin Ritonga S.H, menampik adanya dugaan setoran tersebut. Pihaknya dipastikan tidak diperbolehkan lakukan tindakan dimaksud.

"Gak ada itu bang, nanti kabari saya kalau mau mengantar dumas-nya," bilang Parlin, seolah memberi sinyal positif akan menindak adanya oknum nakal yang diduga kuat 'jual' nama APH untuk mencari keuntungan pribadi.

Lebih jauh, ketika dikonfirmasi medanposonline.com, Rabu (1/4/2026), Kepala Cabang Dinas (Kacabdis) Pendidikan Provinsi Sumatera Utara Wilayah VII, Rahmad Rambe, ditunggu hingga berita ini dilansir ke meja redaksi, tidak memberikan jawaban, sedangkan pesan WhatsApp dalam keadaan terkirim.

Untuk diketahui, adapun dugaan Mark up atas penggunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) TA 2024 di SMAN 1 Bilah Hilir antara lain terjadi pada program Pengembangan Perpustakaan/Layanan Pojok Baca, Pelaksanaan Kegiatan Evaluasi/Asesmen Pembelajaran dan bermain, Layanan Daya dan Jasa, serta sejumlah item kegiatan lainnya.

Ironisnya, dugaan mark up pada konsentrasi kegiatan yang dilaksanakan dalam dua tahap tersebut, menelan anggaran mencapai 1 Milyar rupiah lebih.**

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Maju Manalu
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru