Kamis, 02 April 2026

Ngeri! Oknum Perwira Polsek Medan Timur Diduga Lecehkan PHL Berhijab, Korban Trauma-Propam Polda Turun Tangan

Ardi Yanuar - Kamis, 02 April 2026 12:06 WIB
Ngeri! Oknum Perwira Polsek Medan Timur Diduga Lecehkan PHL Berhijab, Korban Trauma-Propam Polda Turun Tangan
Ist.
Ilustrasi.

Medan, MPOL - Institusi Polri kembali tercoreng akibat ulah yang dibuat anggotanya sendiri. Kali ini peristiwa yang cukup menjijikkan terjadi di Polsek jajaran Polrestabes Medan. Perbuatan biadab yang membuat orang-orang yang mendengarnya geram bercampur emosi terjadi di lingkungan internal Polsek Medan Timur.

Baca Juga:
Seorang oknum perwira polisi berpangkat Inspektur Dua (Ipda) begitu kejinya diduga telah melakukan pelecehan seksual terhadap salah satu perempuan yang berstatus sebagai pegawai harian lepas (PHL) di Unitreskrim Polsek Medan Timur. Mirisnya, wanita berhijab itu dikabarkan sampai menangis sejadi-jadinya karena diperlukan tak senonoh oleh perwira tersebut.

Dari informasi yang dihimpun Medan Pos, aksi pelecehan itu dialami korban berinisial I di ruangan penyidikan Unitreskrim Polsek Medan Timur, Jumat (27/3/2026). Kala itu korban yang sedang berada di ruangan penyidikan didatangi oleh Ipda MS. Wanita yang dikenal rajin sholat itu tiba-tiba saja didekati dan digoda MS.

Tak ayal kemudian, lantaran di ruangan tidak ada orang, MS kemudian mengambil kesempatan dengan memegang dan mendorong korban ke dinding. Setelah itu, MS juga dikabarkan menggunakan tangannya melakukan pelecehan ke tubuh korban dan bahkan mencium serta menggigit bibir korban. Lantaran sudah terpojok dan diperlakukan kurang ajar, korban pun berontak dan kemudian berusaha mendorong tubuh MS dengan sekuat tenaganya hingga terlepas dari genggaman MS.

Korban yang sudah ketakutan menjerit dan menangis lalu pergi keluar dari ruangan. Selanjutnya, korban menceritakan apa yang dialaminya kepada temannya sesama PHL.

Usai kejadian itu, korban bersama orang tuanya mengambil langkah hukum dengan membuat laporan ke Bidpropam Polda Sumut, Sabtu (28/3/2026). Hingga saat ini, korban tidak berani lagi bekerja di Polsek Medan Timur dikarenakan rasa takut dan trauma yang mendalam masih terus membayangi apa yang sudah dialaminya .

Menindaklanjuti laporan dari korban, tim dari Propam Polda Sumut turun ke Polsek Medan Timur melakukan pemeriksaan pada Minggu (29/3) hingga Senin (30/3/2026). Amatan awak media, tim yang dipimpin Kaur Prodok Subbidpaminal Propam Polda Sumut, Kompol Alexander Piliang turun bersama tiga anggotanya tampak hilir mudik masuk dari satu ruangan ke ruangan lainnya meminta keterangan dari sejumlah personel hingga saksi.

Selain itu, ruangan penyidikan Unitreskrim dan Kapolsek Medan Timur, Kompol Agus M. Butarbutar juga tak luput dimasuki oleh petugas dari Propam Polda Sumut. Tim Propam disebut-sebut menggali serta memintai keterangan dari berbagai pihak terkait kejadian pelecehan seksual yang dialami korban.

Terkait kejadian ini, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian. Baik Kabid Humas Polda Sumut, KBP Ferry Walintukan, Kapolrestabes Medan, KBP Jean Calvijn Simanjuntak maupun Kapolsek Medan Timur Kompol Agus Butarbutar ketika dikonfirmasi, Kamis (2/4/2026) seakan-akan kompak tidak memberikan jawaban. *

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ardi Yanuar
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru