Jumat, 10 April 2026

Rudi Hermanto: Pengurus DPC PDIP Medan Bergabung di Ormas MPI Masalah Serius, Menyalahi AD/ART

Redaksi - Rabu, 08 April 2026 13:58 WIB
Rudi Hermanto: Pengurus DPC PDIP Medan Bergabung di Ormas MPI Masalah Serius, Menyalahi AD/ART
Ist
Medan, MPOL-Kader PDIP Sumatera Utara Rudi Hermanto menyebut keikutsertaan 3 orang pengurus DPC Medan menjadi anggota ormas Matahari Pagi Indonesia (MPI) jelas menyalahi AD/ART Partai. Menurutnya hal ini adalah masalah serius yang tidak boleh dilupakan begitu saja dengan dalih sudah keluar atau beralibi ormas dimaksud tidak terafiliasi dengan partai politik tertentu.

Baca Juga:
"Kasus ini mengingatkan kita dengan Rustiningsih, kader PDIP wagub Jateng yang menjabat Ketua Ormas Nasdem di Jawa Tengah. Beliau saat itu mengaku sebagai kader setia PDIP dan ikut di ormas Nasdem karena bukan terafiliasi dengan Partai Nasdem.
Tapi kita sama-sama tau bahwa akhirnya alasan seperti itu tidak bisa diterima hingga ia kemudian dipecat," tegas Rudi Hermanto menjawab pertanyaan wartawan, Selasa (7/4).

Rekam jejak kasus Rustiningaih ini disebut Rudi Hermanto persis sama dengan kejadian 3 kader PDIP yang menjadi anggota bahkan pengurus Matahari Pagi Indonesia. Ormas MPI ini dinilai memiliki kedekatan dan didirikan oleh elit Partai Gerindra.

Namun fungsionaris PDIP Medan yang ikut bergabung di MPI beranggapan mereka tidak melanggar aturan partai karena berdalih ormas ini tidak terafiliasi ke Partai Gerindra.

"Sekedar mengingatkan, waktu itu Ibu Puan Maharani selaku Ketua DPP dengan tegas menyatakan PDIP tidak mentolerir kader yang plin plan dan bermain dua kaki sehingga dilakukan pemecatan ungkap Rudi Hermanto.

Ia mengingatkan jajaran DPD Sumut dan DPC Medan untuk tidak memandang enteng masalah ini. Disebutnya pengurus partai harus ingat bahwa Ibu Megawati membangun partai ini dengan integritas berkarakter.

"Tentu dengan bergabung ke ormas MPI patut dipertanyakan integritas dan karakternya. Disangsikan loyalitas dan kesetiaan kepada partai.
Kalau sudah seperti itu, apa masih layak mereka dipertahankan sebagai pengurus? Sementara masih banyak kader berintegritas yang siap mencurahkan darah dan keringatnya untuk partai," tegas Rudi Hermanto.

Jika ke-3 kader dimaksud terus dipertahankan ia kuatir memunculkan pertanyaan besar di akar rumput. Apakah kaum oportunis masih terus dipertahankan meski berpotensi menurunkan citra partai dan soliditas kader, tanya mantan anggota DPRD Sumut ini.

Ia berharap kader "kaki dua" segera disingkirkan dari kepengurusan DPC dan meminta DPP, terkhusus yang ditugasi menangani wilayah Sumatera Utara untuk memberikan informasi yang utuh dan benar.
Agar Ketua Umum Ibu Mega segera mengeluarkan keputusan yang tepat demi soliditas PDIP di Sumut dan secara khusus di Kota Medan.

Sebelumnya diberitakan 3 kader PDIP Medan Boydo Panjaitan, Fuad Akbar dan Fitriani Manurung dilantik menjadi pengurus Matahari Pagi Indonesia. Belakangan ketiganya justru dilantik oleh Ketua DPD PDIP Sumut menjadi pengurus inti yakni sekretaris, bendahara dan wakil ketua DPC PDIP Medan.

Pelantikan tersebut masih menjadi polemik hingga saat ini dengan belum dikeluarkannya SK DPC Medan oleh DPP PDIP.**

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Maju Manalu
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru