Pada tahun 2008 s/d 2012, Adrian menghabiskan waktu berdinas di Polda Sumatera Barat (Sumbar). Ia tercatat pernah menjabat Kanit Pidum Polresta Bukittinggi, Kanit Tipiter Polresta Bukittinggi dan Kanitreskrim Polsek Kota Bukittinggi. Kemudian, ia kembali ke Polresta Bukittinggi menjadi Kanit Tipidkor. Lalu dipromosikan mengisi jabatan sebagai Kasatresnarkoba Polresta Payakumbuh.
Baca Juga:
Selanjutnya, tahun 2012 s/d 2015, Adrian bermuara ke Polda Jawa Barat (Jabar). Di sini, ia pernah menjabat Kanitreskrim Polsek Pacet Cianjur. Setelah itu ia menjabat KBO Satresnarkoba Polres Cianjur. Tahun 2016 s/d 2017, Adrian mengikuti pendidikan PTIK di Jakarta.
Setelah lulus PTIK, tahun 2017 s/d 2019, Adrian selanjutnya berdinas di Polda Sulawesi Tengah (Sulteng). Adapun sejumlah jabatan yang pernah ia tempati yakni, Kasatresnarkoba Polres Poso, Kasatreskrim Polres Banggai, Kasatreskrim Polres Morowali dan Kasatreskrim Polres Morowali Utara.
Adrian juga dilibatkan mengikuti operasi kepolisian, yakni Operasi Tinombala. Untuk diketahui, Operasi Tinombala merupakan operasi militer yang dilancarkan oleh Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) di wilayah Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah. Putra Batak Mandailing ini salah satu polisi yang mendapat penghargaan tanda jasa dan kehormatan dari Presiden Joko Widodo karena berhasil mengungkap kasus terorisme di wilayah hukum Polda Sulteng.
Setelah itu, Adrian berlabuh ke Polda Sumatera Utara (Sumut). Tahun 2020, ia menjabat sebagai Kasatreskrim Polres Asahan. Setahun kemudian ia kembali dipromosikan menjadi Kasatreskrim Polres Tanah Karo. Lalu, tak lama berselang ia pun bergeser ke Kota Medan menjabat Wakasatreskrim Polrestabes Medan
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News