Rabu, 27 Mei 2026

Rico Waas Serahkan Kartu BPJS Ketenagakerjaan Untuk Ribuan Driver

Rifki Warisan - Rabu, 20 Mei 2026 19:15 WIB
Rico Waas Serahkan Kartu BPJS Ketenagakerjaan Untuk Ribuan Driver
Diskominfo Medan
Wali Kota Medan, Rico Waas, secara simbolis kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan kepada driver ojol di gedung PKK Kota Medan, Rabu (20/5/26).
Medan, MPOL -Pemko Medan memperkuat komitmennya melindungi pekerja sektor informal dengan menyerahkan kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan kepada ribuan pengemudi ojek online (ojol).

Baca Juga:
Penyerahan ini dilakukan langsung oleh Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas secara simbolis kepada para driver ojek online di gedung PKK Kota Medan, Rabu (20/5/26).

Pada kesempatan tersebut, Rico Waas juga menyerahkan secara simbolis santunan kematian kepada ahli waris salah seorang driver yang telah berpulang.

Dalam sambutannya, Rico Waas menegaskan profesi ojol kini menjadi penopang ekonomi banyak keluarga di tengah tantangan lapangan kerja formal. Namun, tingginya risiko di jalan raya membuat para pengemudi membutuhkan perlindungan nyata.

"Di jalanan banyak hal yang tidak bisa kita prediksi. Kita sudah hati-hati, tapi bisa saja tertabrak karena kelalaian orang lain. Karena itu, perlindungan ini penting sebagai jaring pengaman keluarga," ujar Rico Waas.

Menurut Rico Waas, program jaminan sosial ini bukan untuk mengharapkan musibah, melainkan mencegah munculnya garis kemiskinan baru jika tulang punggung keluarga mengalami kecelakaan kerja atau meninggal dunia.

Dirinya mencontohkan manfaat nyata program tersebut melalui santunan yang baru saja diterima ahli waris almarhum Rajali, seorang driver ojol. Total santunan mencapai Rp232 juta, terdiri dari santunan kematian Rp70 juta dan beasiswa pendidikan untuk dua anak hingga perguruan tinggi.

"Kalau kepala keluarga tidak ter-cover, bagaimana masa depan istri dan anak? Inilah manfaat ketika kita terlindungi," tambah Rico Waas.

Dijelaskan Rico Waas, program ini dibiayai melalui APBD Kota Medan sebagai bentuk kehadiran negara bagi pekerja informal. Dari total 17.851 pekerja informal yang dibantu iurannya, sebanyak 8.779 di antaranya merupakan pengemudi transportasi online di Kota Medan.

"Ini komitmen kami agar para driver keluar rumah mencari rezeki dengan perasaan tenang karena sudah terlindungi," jelas Rico Waas.

Pada pertemuan tersebut dilakukan juga pencanangan Gerakan Aman Berkendara. Kepada para pengemudi ojek online, Rico Waas berharap bisa menjadi pelopor keselamatan lalu lintas dengan memastikan penggunaan helm standar, spion lengkap dan kelayakan kendaraan.

Rico Waas juga membuka ruang komunikasi bagi para driver untuk melaporkan konflik di lapangan, termasuk praktik jukir liar dan intimidasi, agar dapat segera ditindaklanjuti oleh aparat dan dishub.
"Kita ingin pemerintah, aparat, dan pengemudi terkoneksi. Kalau ada masalah di lapangan, laporkan. Jangan dibiarkan," tegasnya.

Melalui sinergi Pemko Medan, BPJS Ketenagakerjaan, dan komunitas ojol, diharapkan para pengemudi dapat bekerja dengan lebih aman, tenang, dan terlindungi demi keberlangsungan ekonomi keluarga mereka. **

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru