Selasa, 23 April 2024

Mahija Parahita Nusantara Bersama Frestea Komitmen Dukung Pahlawan Daur Ulang Untuk Keberlangsungan Ekonomi Sirkular

Redaksi - Senin, 01 April 2024 20:38 WIB
Mahija Parahita Nusantara Bersama Frestea Komitmen Dukung Pahlawan Daur Ulang Untuk Keberlangsungan Ekonomi Sirkular
Wakil Ketua Yayasan Mahija Parahita Nusantara, Suharji Gasali dan Direktur Public Affairs, Communication and Sustainability Coca-Cola Indonesia, Triyono Prijosoesilo menyerahkan paket donasi kepada pahlawan daur ulang. (foto : Kocu).
Medan, MPOL:Yayasan Mahija Parahita Nusantara bersama Frestea melanjutkan dukungan bagi pahlawan daur ulang dalam bulan Ramadan yang penuh syukur.

Baca Juga:
Bentuk dukungan tersebut adalah dengan menyalurkan 1.000 paket donasi sembako dan 7.520 paket buka puasa bagi pahlawan daur ulang (pekerja informal sektor sampah) dan keluarga prasejahtera di 23 lokasi di Indonesia.

Kegiatan itu sudah berlangsung selama 3 tahun sebagai wujud komitmen Mahija dan para mitra untuk turut mendukung keberlangsungan ekonomi sirkular.

"Sebagai Yayasan Non-Profit yang berperan aktif dalam mendukung ekonomi sirkular, Mahija Parahita Nusantara menempatkan komunitas pahlawan daur ulang sebagai bagian penting dalam ekonomi yang berkelanjutan.

Mahija dengan berbagai mitra perusahaan termasuk bersama Frestea, terus berkomitmen memberikan dukungan bagi pahlawan daur ulang agar bisa mendapatkan kehidupan yang lebih baik, utamanya dalam momen bulan suci Ramadan ini," kata Wakil Ketua Yayasan Mahija Parahita Nusantara, Suharji Gasali saat menyalurkan paket di Medan, pada Senin 1 April 2024.

Dikatakan Suharji Gasali, pahlawan daur ulang merupakan ujung tombak dalam sirkular ekonomi khususnya pada saat Ramadan, dimana volume sampah meningkat sebanyak 20 persen.

Karena itu, perhatian kepada komunitas pengumpul sampah dan keluarga pra sejahtera diharapkan dapat membantu mereka dalam melewati momen Ramadan dengan baik.

Suharji mengungkapkan, saat ini Mahija memiliki 2 titik pusat pengumpulan sampah botol plastik di Medan sejak tahun 2021, dengan dukungan dari 90 mitra pengumpulan lokal.

Setiap bulannya sekitar 80 ton sampah botol plastik PET dikumpulkan, yang kemudian didaur ulang oleh PT Amandina Bumi Nusantara menjadi bijih plastik yang aman untuk kemasan makanan dan minuman.

Upaya ini tak hanya membantu dalam penanganan sampah di Kota Medan, tetapi juga mendorong ekonomi sirkular dengan mengubah limbah menjadi sumber daya berguna.

"Selain dukungan saat Ramadan, Yayasan Mahija Parahita Nusantara juga bergerak untuk membantu para pahlawan daur ulang melalui program edukasi dan pelatihan, program kesehatan dan nutrisi, serta pengembangan komunitas dan pembangunan infrastruktur.

Sepanjang tahun 2024, Mahija berkomitmen untuk memberikan dukungan kepada pahlawan daur ulang secara berkelanjutan untuk memberikan dampak positif kepada sekitar 35,000 jiwa," sebutnya.

Dia menambahkan, Mahija juga memberikan bantuan pendidikan kepada 7 sekolah mitra yang mempunyai 1.000 anak didik di bawah naungan sekolah-sekolah adopsi tersebut.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Public Affairs, Communication and Sustainability Coca-Cola Indonesia, Triyono Prijosoesilo menyatakan, kolaborasi Frestea bersama Mahija utamanya dalam memberi dukungan kepada komunitas pekerja informal sektor pengumpulan sampah, seperti yang telah berjalan pada Ramadan tiga tahun ini.

"Diharapkan, kontribusi Frestea bisa meningkatkan dampak bantuan kepada mereka serta meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai daur ulang dan keberlanjutan serta semakin banyak mitra yang turut berkontribusi dalam berbagai program bersama Mahija," katanya. (kcu)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Josmarlin Tambunan
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Istana Community Nusantara Bagi Takjil dan Buka Puasa Bersama
SPP Gelar Safari Energi dan Bukber dengan DEM Sumut
Nusantara Dipastikan Kembali Rebut Kursi DPRD Deli Serdang Dapil 2
Ulama Apresiasi Polda Sumut Ciptakan Rasa Aman dan Nyaman Pemilu 2024
PT KPBN Menuju Tata Kelola Bisnis yang Lebih Transparan dengan Penerapan ISO 37001:2016
komentar
beritaTerbaru