Pancur Batu, MPOL -Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Pancur Batu, Tribowo, bersama
warga binaan dan jajaran pejabat struktural melaksanakan
panen ikan
lele sebagai bagian dari program pem
binaan kemandirian bagi
warga binaan, Senin (24/8).
Baca Juga:
Kegiatan
panen tersebut menjadi salah satu wujud nyata komitmen Lapas Kelas IIA Pancur Batu dalam memberikan pem
binaan yang produktif kepada
warga binaan. Melalui kegiatan budidaya ikan
lele,
warga binaan tidak hanya mendapatkan keterampilan baru, tetapi juga dibekali pengalaman yang dapat menjadi modal untuk menjalani kehidupan yang mandiri setelah selesai menjalani masa pidana.
Kalapas Pancur Batu, Tribowo, menyampaikan bahwa kegiatan pem
binaan melalui budidaya ikan merupakan bagian dari upaya memberikan bekal keterampilan kepada
warga binaan.
"Panen ikan
lele ini merupakan wujud nyata dari pem
binaan yang kami berikan kepada
warga binaan. Kami ingin mereka mendapatkan keterampilan yang bermanfaat dan dapat dikembangkan ketika kembali ke tengah masyarakat," ujar Tribowo.
Menurutnya, keberhasilan
panen juga menjadi motivasi bagi
warga binaan untuk terus mengikuti berbagai program pem
binaan dengan sungguh-sungguh. Selain menghasilkan produk, kegiatan tersebut juga mengajarkan kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, serta ketekunan.
Dalam kegiatan tersebut, Kalapas bersama jajaran dan
warga binaan turut melihat secara langsung proses
panen ikan
lele yang telah dibudidayakan. Hasil
panen diharapkan dapat terus dikembangkan sehingga program pem
binaan kemandirian di Lapas Pancur Batu mampu memberikan manfaat yang berkelanjutan.
Ditegaskannya, Lapas Pancur Batu akan terus mendorong berbagai inovasi pem
binaan yang berorientasi pada peningkatan keterampilan dan kemandirian
warga binaan.
"Harapannya, apa yang mereka pelajari di dalam Lapas dapat menjadi bekal ketika mereka kembali ke masyarakat. Dari balik tembok, tetap ada harapan untuk berubah, berkarya, dan menjadi pribadi yang lebih mandiri," pungkasnya.
Kegiatan
panen ikan
lele tersebut sekaligus menjadi gambaran bahwa proses pemasyarakatan tidak hanya berfokus pada pem
binaan kepribadian, tetapi juga memberikan keterampilan kerja sebagai bagian dari persiapan
warga binaan untuk kembali berkontribusi secara positif di tengah masyarakat.**
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News