Jumat, 09 Oktober 2026

3 Pelaku Spesialis Begal di Percut Sei Tuan Ditangkap, Uang Digunakan Buat Biaya Pacar, Nyabu dan Judi

Ardi Yanuar - Jumat, 09 Oktober 2026 18:11 WIB
3 Pelaku Spesialis Begal di Percut Sei Tuan Ditangkap, Uang Digunakan Buat Biaya Pacar, Nyabu dan Judi
Ketiga pelaku spesialis begal di Percut Sei Tuan ditangkap Tim JCS Polrestabes Medan.
Medan, MPOL - Tims JCS - Unitresmob Satreskrim Polrestabes Medan berhasil meringkus tiga pelaku spesialis begal yang kerap beraksi di Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang. Mirisnya, para pelaku masih berusia belasan tahun.Ketiga pelaku yakni Iqdamiqni Rizal (19) dan Akbar Ramadhan (18) warga Jalan Pendidikan, Desa Kolam, Kecamatan Percut Sei Tuan serta Muhammad Anwar (19) warga Jalan Sidomulyo, Pasar IX, Gang Nanas, Kecamatan Medan Tembung.

Baca Juga:
Kasatreskrim Polrestabes Medan, AKBP Adrian Risky Lubis mengatakan dalam aksinya sebelum tertangkap para pelaku telah membegal seorang pria yang hendak berangkat kerja mengendarai motor Vario warna hitam BK 2614 AHS di Jalan Rahayu, Pasar XII, Desa Sei Rotan. Peristiwa itu terjadi pada Rabu (1/10/2026) sekira pukul 05.00 WIB. Para pelaku yang mengendarai motor berboncengan tiga dari arah depan menabrak motor korban hingga terjatuh. Kemudian, korban diancam menggunakan senjata tajam (sajaml dan salah satu pelaku langsung mengambil motor korban. Saat itu korban sempat berteriak, namun tidak ada yang menolong.

Tim JCS yang melakukan penyelidikan berhasil mengungkap kasus tersebut. Mulanya pada Kamis (8/10/2026) sekira pukul 19.10 WIB, petugas meringkus pelaku Iqdamiqni Rizal dan Akbar Ramadhan di Sumber Rejo Timur, Percut Sei Tuan. Selanjutnya petugas melakukan pengembangan dan menangkap pelaku Muhammad Anwar di Desa Baru, Batang Kuis, Jumat (8/10/2026) sekira pukul 03.34 WIB.

"Dari hasil interogasi, ketiga pelaku mengakui perbuatannya. Pelaku Iqdamiqni Rizal berperan melakukan pengancaman dan membawa motor korban. Pelaku I (DPO) mengancam korban menggunakan samurai dan pelaku Anwar berperan sebagai joki motor," kata Adrian melalui Kanitresmob, Iptu Bimo Setiadi, Jumat (9/10/2026).

Kemudian, lanjut dijelaskannya, dari hasil interogasi mendalam komplotan pelaku ini ternyata sudah tiga kali melakukan aksi pencurian dengan kekerasan (curas) ini. Menurut keterangan pelaku, sekitar tiga minggu yang lalu beraksi di Sampali lewat SPBU dekat gudang-gudang. Para pelaku adalah E (DPO), Akbar (tertangkap), G (DPO), I (DPO) dan Y (DPO). Para pelaku berhasil merampas motor Vario 160 warna hitam. Lalu sekitar satu bulan yang lalu di lokasi yang sama ketiga pelaku beraksi bersama I (DPO) dan O (DPO) merampas motor Honda Scoopy warna hitam.

Selanjutnya sekitar satu minggu lalu para pelaku beraksi di Pasar XII, Desa Sei Rotan, bersama I (DPO) dan Anwar (tertangkap). Mereka merampas motor Honda Vario 125 warna hitam BK 2614 AHS. Petugas juga telah mengamankan barang bukti di antaranya, satu unit motor Scoopy warna putih BK 2638 ANS, satu unit motor Beat warna biru doff, sebilah pisau belati, sebuah gunting dan tang.

"Dari hasil penjualan para pelaku ini mendapat bagian sekitar Rp 1,5 juta. Uangnya digunakan untuk bermain judi slot, nyabu, membiayai pacar dan keluarga pacarnya," ungkapnya.

Sampai saat ini, Tim JCS masih melakukan pengejaran terhadap para pelaku lainnya. "(Pelaku) yang lain masih kita kejar, sudah terdata identitasnya," pungkasnya. *

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ardi Yanuar
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru