Jumat, 16 Oktober 2026

Perkuat Praktik Perkebunan Berkelanjutan, BPDP Fasilitasi Pelatihan ISPO bagi Pekebun Sawit Kabupaten Asahan

Baringin MH Pulungan - Jumat, 16 Oktober 2026 15:57 WIB
Perkuat Praktik Perkebunan Berkelanjutan, BPDP Fasilitasi Pelatihan ISPO bagi Pekebun Sawit Kabupaten Asahan
Pekebun kelapa sawit dari Kabupaten Asahan mengikuti Pelatihan Implementasi ISPO Program Pengembangan SDM Perkebunan Kelapa Sawit yang berlangsung pada 15–20 Oktober 2026 di Kota Medan, Sumatera Utara.
Medan, MPOL Pekebun kelapa sawit dari Kabupaten Asahan mengikuti Pelatihan Implementasi ISPOProgram Pengembangan SDM Perkebunan Kelapa Sawit yang berlangsung pada 15–20 Oktober 2026 di Kota Medan, Sumatera Utara.

Baca Juga:
Kegiatan ini diselenggarakan oleh BPDP bersama Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian Republik Indonesia dan PT Iskol Agridaya Internasional sebagai upaya meningkatkan pemahaman serta kapasitas pekebun dalam menerapkan prinsip perkebunan kelapa sawit berkelanjutan.

Dalam sambutannya pada pembukaan pelatihan, Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian dan

Ketahanan Pangan Provinsi Sumatera Utara, Muhammad Yusuf Lubis, SP., SE., menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia dalam mendukung penerapan standar keberlanjutan di sektor perkebunan kelapa sawit.

"Pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen kita bersama dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, khususnya dalam penerapan standar keberlanjutan kelapa sawit. Sertifikasi ISPO bukan hanya sertifikat, tetapi wujud nyata dari tanggung jawab kita terhadap lingkungan," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian Kabupaten Asahan, Sofyan Arifin, SP., MP.,

menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan

tersebut. Ia berharap para peserta dapat memanfaatkan pelatihan untuk memperdalam pengetahuan mengenai praktik budidaya kelapa sawit yang sesuai dengan standar keberlanjutan.

"Kami berterima kasih kepada semua pihak yang terlibat sehingga kegiatan pelatihan ini bisa terlaksana. Kepada para pekebun sawit sebagai peserta, mohon dapat menyerap ilmu sebanyak-banyaknya, terutama terkait bagaimana kita membudidayakan kelapa sawit yang sesuai dengan standar keberlanjutan," ungkapnya.

Dalam pelatihan ini mempelajari beberapa hal mencakup komitmen dan kebijakan perkebunan kelapa sawit berkelanjutan, prinsip dan kriteria ISPO, serta sistem dan prosedur sertifikasi bagi pekebun.

Peserta juga mempelajari aspek legalitas usaha dan lahan, penerapan praktik budidaya yang baik (Good

Agricultural Practices), pengelolaan lingkungan dan keanekaragaman hayati, serta penguatan kelembagaan pekebun.

Selain aspek teknis budidaya, pelatihan menekankan pentingnya administrasi dan pencatatan usaha yang tertib, transparansi informasi harga dan penjualan tandan buah segar (TBS), serta penyusunan rencana aksi untuk meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan usaha. Peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai peran kelompok pekebun dan sistem kendali internal dalam mendukung pemenuhan persyaratan sertifikasi ISPO.

Dalam konteks penerapannya, ISPO tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan persyaratan sertifikasi,

tetapi juga mendorong pengelolaan perkebunan yang memperhatikan kepatuhan terhadap peraturan,

produktivitas, tanggung jawab sosial, dan kelestarian lingkungan.

Kesiapan dokumen legalitas, catatan kegiatan kebun, serta penguatan organisasi pekebun menjadi bagian penting dalam proses tersebut.

Melalui pelatihan ini, para pekebun diharapkan mampu menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam

pengelolaan kebun sehari-hari dan memperkuat kesiapan menuju sertifikasi ISPO sesuai ketentuan yang berlaku. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia perkebunan kelapa sawit agar pengelolaan usaha pekebun semakin terencana, bertanggung jawab, dan

berkelanjutan. Bp

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Baringin MH Pulungan
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru