Kembali Gandeng Sekolah, Indako Perkuat Budaya Berkendara Aman bagi Generasi Muda
Semangat sinergi bagi negeri kembali diwujudkan oleh PT Indako Trading Coy melalui kolaborasi edukatif bersama dealer Garuda Mas Motor Binja
Sumatera Utara
Medan, MPOL - Kasus pembegalan yang terjadi di dekat markas polisi Polsek Patumbak hingga kini masih menjadi tanda tanya. Pasalnya, dua lagi pelaku bersajam yang membegal ibu-ibu belum juga ditangkap. Mirisnya, kejadian itu hanya berjarak sekitar 200 meter dari Polsek Patumbak.
Baca Juga:
- Makjang! Judi Tembak Ikan Menjamur di Wilayah Polsek Patumbak: Kapolsek Ditanyai Bungkam
- Kasus Mahasiswa Berlumuran Darah Dibacok di Patumbak, Kasatreskrim Bilang Begini, Kapolsek dan Kanitreskrim Bungkam
- Ngeri! Mahasiswa Ditemukan Tergeletak Bersimbah Darah di Pekuburan Patumbak, Kepala Korban Dipenuhi Sejumlah Luka Bacok
Untuk diketahui, pelakunya berjumlah lima orang mengendarai dua unit sepeda motor berboncengan Namun, tiga diantaranya sudah ditangkap Polsek Delitua karena komplotan pelaku ini juga beraksi di jembatan kanal Titi Kuning, Kecamatan Medan Johor.
Menanggapi lemahnya kinerja Polsek yang dikomandoi Kompol Faidir Chaniago itu, membuat praktisi hukum angkat bicara. Adalah Direktur LBH Humaniora, Dr. Redyanto Sidi Jambak, S.H, M.H, yang mengomentari kasus kejahatan jalanan tersebut.
"Kita mendorong agar kepolisian, khususnya Polsek Patumbak agar segera menangkap pelakunya dalam waktu dekat asal serius dan fokus," kata Redyanto Sidi kepada Medan Pos, Sabtu (25/1/2025).
Secara umum, sambungnya, selama ini masyarakat melihat bahwa seakan-akan begal ini tak mampu diberantas. Para pelaku tidak takut dengan hukum dan tidak takut pula diamuk massa sehingga tetap berulang melakukan kejahatan (begal) kepada siapapun.
"Hal tersebut tentu ada kaitannya dengan narkoba ya. Tidak hanya serta merta soal kesempatan apalagi alasan ekonomi," sebutnya.
Yang paling buat geleng kepala, para pelaku nekat membegal korbannya di mana lokasinya berdekatan dengan Polsek Patumbak.
"Itu mengindikasikan bahwa pelaku kejahatan memandang sebelah mata penegak hukum kita. Maka sekali lagi kita minta segera tangkap pelakunya," pungkasnya.
Kapolsek Patumbak, Kompol Faidir Chaniago ketika dikonfirmasi sejak Selasa (21/5/2025) hingga sekarang memilih bungkam. Faidir diduga menganggap remeh dengan kasus begal ini karena merasa tiga pelakunya sudah ditangkap Polsek Delitua. Padahal dua lagi pelaku berinisial T bersama temannya tak kunjung ditangkap pihaknya sudah hampir satu bulan.
Kapolrestabes Ultimatum
Kapolrestabes Medan, KBP Gidion Arif Setyawan sudah mengultimatum anggotanya dan dengan tegas mengatakan agar menangkap seluruh pelaku yang tersisa yang terlibat dalam aksi kejahatan jalanan luar biasa ini.
"Saya perintahkan Satreskrim (Polrestabes Medan) dan Polsek (Patumbak) tangkap pelaku yang tersisa, kejar sampai tuntas!," tegasnya, beberapa waktu lalu.
Sebelumnya, seorang ibu-ibu lanjut usia (lansia) mengalami musibah setelah dibegal oleh komplotan pelaku. Peristiwa itu terjadi di tempat yang gelap dan hanya berjarak sekitar 200 meter dari markas polisi Polsek Patumbak, Jalan Pertahanan, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang, Selasa (7/1/2025) sekira pukul 05.00 WIB.
Adapun yang menjadi korban begal bersenjata tajam (sajam) adalah Yuningsih (57) warga Jalan Bandrek, Desa Lantasan Lama, Gang Salak, Kecamatan Patumbak.
Akibat dari kejadian itu, sepeda motor Honda Vario milik korban dibawa lari para pelaku yang diperkirakan berjumlah enam orang mengendarai tiga sepeda motor berboncengan.
Kasus ini sebenarnya sudah menemui titik terang karena tiga dari lima pelaku begal sudah ditangkap Polsek Delitua. Ketiga pelaku yakni, Gilang Ramadhan Sinaga alias Pak Ang (18), Budi alias Budut (23), Rizki Alfajar alias Sempak (19).
Ketiga pelaku begal bersajam tersebut ditangkap karena sebelumnya merampas sepeda motor milik M. Ismail Pulungan (32) di Jalan Brigjen Zein Hamid, jembatan kanal Titi Kuning, Kecamatan Medan Johor pada Jumat (3/1/2024) sekira pukul 02.30 WIB. *
Semangat sinergi bagi negeri kembali diwujudkan oleh PT Indako Trading Coy melalui kolaborasi edukatif bersama dealer Garuda Mas Motor Binja
Sumatera Utara
Nisel, MPOL Anggota Komite I DPD RI sekaligus Sekretaris Tim Kerja Pengaduan Masyarakat BAP DPD RI, Pdt. Penrad Siagian melakukan kunjungan
Sumatera Utara
Medan, MPOL Seorang pelajar SMU tewas dengan kondisi kepala pecah akibat terlindas truk tangki setelah sebelumnya ditabrak sepeda motor, di
Peristiwa
Medan, MPOL Chery Indonesia resmi luncurkan Chery C5 CSH (Chery Super Hybrid) di Kota Medan sebagai bagian dari ekspansi teknologi hybrid C
Ekonomi
, MPOL Maudy Ayunda Tampil Memukau dengan Perhiasan Natural Diamond yang Dibuat Khusus dari Frank & co. di Sundance Film Festival 2026
Hiburan
Banda Aceh, MPOL &mdash PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) bersama Pemerintah Kota Banda Aceh melalui UPT
Nusantara
Pembangunan berkelanjutan tidak bisa dibangun di atas pola anggaran yang seragam.Untuk mengangkat daerah tertinggal keluar dari jebakan ke
Artikel
Jakarta, MPOL Herman Khaeron Apresiasi santunan Anak Yatim KWP DPR RI merupakan peran negara dan media di bulan Ramadan demikian sekaligu
Nasional
Jakarta, MPOL Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum (Dirjen AHU) status WNI berharga, naturalisasi dilakukan ketat dan bertahap demiki
Nasional
Jakarta, MPOL Berkah Ramadhan, UMKM Kue kering asal Bangka hasilkan Omzet berlipat ganda demikian Zulaikhah mengatakan pada wartawan Kamis
Nasional