Kamis, 25 Juni 2026

OJK Perkuat Literasi Keuangan Perempuan untuk Dukung Ketahanan Ekonomi Keluarga

Marini Rizka Handayani - Rabu, 24 Juni 2026 23:21 WIB
OJK Perkuat Literasi Keuangan Perempuan untuk Dukung Ketahanan Ekonomi Keluarga
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Utara bersama Pemerintah Kota Tebing Tinggi berkolaborasi dalam penyelenggaraan kegiatan edukasi keuangan kepada kaum perempuan di Kantor Walikota Tebing Tinggi, Selasa (23/6). (Rin)
Tebing Tinggi, MPOL - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Utarabersama Pemerintah Kota Tebing Tinggi berkolaborasi dalam penyelenggaraankegiatan edukasi keuangan kepada kaum perempuan di Kantor Walikota TebingTinggi, Selasa (23/6).

Baca Juga:
Kegiatan yang diikuti oleh anggota PKK, Dharma Wanita, pelaku usaha perempuan,serta Aparatur Sipil Negara (ASN) tersebut bertujuan untuk memperkuat literasi daninklusi keuangan perempuan sebagai upaya mendukung ketahanan ekonomikeluarga serta meningkatkan pelindungan masyarakat dari berbagai risiko di sektorjasa keuangan.

Asisten Direktur Divisi Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan,

Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK Provinsi Sumatera Utara Reza Leonhardyang hadir dalam kegiatan dimaksud sebagai narasumber menyampaikan bahwaperempuan memiliki peran strategis dalam pengelolaan keuangan keluarga sehinggapeningkatan literasi keuangan perempuan menjadi faktor penting dalammewujudkan kesejahteraan keluarga dan masyarakat.

"Perempuan memiliki peran strategis sebagai pengelola keuangan keluargasekaligus penggerak ekonomi masyarakat. Oleh karena itu, peningkatan literasikeuangan perempuan menjadi sangat penting agar masyarakat semakin cerdasdalam mengelola keuangan, mampu memanfaatkan produk dan layanan jasakeuangan secara tepat, serta terlindungi dari berbagai aktivitas keuangan ilegalyang dapat merugikan," ujar Reza Leonhard.

Berdasarkan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) Tahun2025, indeks literasi keuangan nasional mencapai 66,46 persen, sementara indeksinklusi keuangan mencapai 80,51 persen. Berdasarkan gender, indeks literasikeuangan laki-laki tercatat sebesar 67,32 persen, lebih tinggi dibandingkanperempuan yang mencapai 65,58 persen. Adapun indeks inklusi keuangan laki-lakidan perempuan relatif sebanding, masing-masing sebesar 80,73 persen dan 80,28persen.

Data tersebut menunjukkan bahwa meskipun akses masyarakat terhadap produkdan layanan keuangan semakin luas, peningkatan pemahaman, pengetahuan, sertaketerampilan keuangan masih perlu terus diperkuat agar masyarakat dapatmemanfaatkan layanan keuangan secara optimal, aman, dan bertanggung jawab.

Sekretaris Daerah Kota Tebing Tinggi Erwin Suheri Damanik dalam sambutannyamenyampaikan bahwa perempuan memiliki peran yang sangat penting dalamkeluarga maupun pembangunan ekonomi masyarakat.

"Dalam banyak rumah tangga, perempuan berperan sebagai pengelola keuangankeluarga, pengambil keputusan dalam kebutuhan sehari-hari, bahkan menjadipelaku usaha yang menopang perekonomian keluarga. Oleh karena itu, kemampuandalam memahami dan mengelola keuangan secara bijak merupakan keterampilanyang sangat penting," ujar Sekretaris Daerah Kota Tebing Tinggi.

Dalam kegiatan tersebut, OJK bersama Bank Indonesia memberikan edukasimengenai pengelolaan keuangan keluarga, pemanfaatan produk dan layanan jasakeuangan yang legal dan sesuai kebutuhan, pelindungan konsumen, sertakewaspadaan terhadap berbagai modus aktivitas keuangan ilegal yang saat inisemakin beragam.

Peserta juga memperoleh pemahaman mengenai pentingnya mengenali produk danlayanan jasa keuangan yang berizin dan diawasi oleh OJK. Masyarakat diimbauuntuk selalu menerapkan prinsip 2L, yaitu Legal dan Logis, sebelum menggunakanatau berinvestasi pada suatu produk keuangan.

Selain itu, peserta diberikan pemahaman mengenai berbagai modus pinjamanonline ilegal, penyalahgunaan data pribadi, investasi ilegal, hingga risiko judi onlineyang dapat berdampak negatif terhadap kondisi keuangan dan keharmonisankeluarga.

Kegiatan edukasi ini merupakan bagian dari implementasi program GerakanNasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN) yang diluncurkan OJK bersama DewanNasional Keuangan Inklusif (DNKI) untuk mendorong peningkatan literasi daninklusi keuangan secara masif, merata, dan berkelanjutan di seluruh Indonesia.

Melalui sinergi antara OJK, Pemerintah Kota Tebing Tinggi, Bank Indonesia, danberbagai pemangku kepentingan, diharapkan perempuan dapat semakin berperansebagai pengelola keuangan keluarga yang cakap, mampu mengambil keputusankeuangan yang tepat, serta menjadi agen perubahan dalam mewujudkanmasyarakat yang lebih sejahtera dan berdaya secara ekonomi. (Rin)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Marini Rizka Handayani
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru