Minggu, 09 Agustus 2026

Aktivis Wak Genk Apresiasi Gubsu Tambah Anggaran Bangun Pulau Nias

Josmarlin Tambunan - Minggu, 09 Agustus 2026 21:36 WIB
Aktivis Wak Genk Apresiasi Gubsu Tambah Anggaran Bangun Pulau Nias
Aktivis dan juga pengamat Muh Abdi Siahaan/Wak Genk.(dok)
Medan, MPOL: Aktivis yang juga pengamat sosial kemasyarakatan dan pemerhati kinerja aparatur sipil negara, Muhammad Abdi Siahaan yang akrap disapa Wak Genk memberi apresiasi kepada Pemerintah Propinsi Sumatera Utara dalam hal ini Gubsu Muhammad Bobby Afif Nasution yang telah menaikkan anggaran untuk membangun Kepulauan Nias.

Baca Juga:
Menaikan anggaran itu membuktikan keseriusan Bobby Nasution membangun daerah tertinggal di Sumatera Utara yang salah satunya Pulau Nias.

Salah satu bukti keseriusan menantu Presiden RI ke 7 Ir Joko Widodo membangun Pulau Nias dengan memilih berkantor di daerah yang memiliki ombak nan indah Pantai Sorake, untuk bisa langsung mengontrol pembangunan disana.

"Perhatian serius Bobby Nasution sangat kita apresiasi. Membangun infrastruktur di Pulau Nias sama halnya meningkatkan perekonomian diberbagai sektor termasuk mengangkut hasil pertanian," ujar Wak Genk kepada wartawan, Senin (10/8) di Medan.

Wak Genk berharap keseriusan Bobby Nasution membangun Pulau Nias harus didukung seluruh masyarakat terkhusus warga Pulau Nias dan termasuk pemangku kepentingan. "Diharapkan jangan ada yang mengotori pembangunan yang diprogramkan pak Gubsu," tegasnya.

Sebagaimana yang disampaikan Bobby Nasution, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terus berkomitmen mempercepat pembangunan infrastruktur di wilayah Kepulauan Nias.

Bobby Nasution memilih berkantor di Pulau Nias untuk bisa lebih cepat memantau semua progres pembangunan untuk benar-benar berjalan sesuai target.

Selama di Pulau Nias, Bobby Nasution selalu didampingi Kepala Dinas Bina Marga, Bina Konstruksi, dan Cipta Karya (BMBKCK) Provinsi Sumatera Utara, Chandra Dalimunthe, turun langsung meninjau progres peningkatan jalan di Kabupaten Nias Utara, Kamis (6/8).

Peninjauan lapangan ini berfokus pada dua pengerjaan jalur vital, yakni ruas Jalan Lotu–Lahewa sepanjang 2,5 kilometer dengan alokasi anggaran lebih dari Rp17 miliar, serta ruas Jalan Lotu–Tuhemberuwa sepanjang 4 kilometer bernilai Rp27 miliar yang dibangun menggunakan konstruksi aspal hotmix.

Usai melakukan peninjauan teknis di lapangan, rombongan melanjutkan agenda tatap muka langsung bersama masyarakat melalui kegiatan Sapa Daerah (SADA) di Kecamatan Lotu.

Dalam momen hangat tersebut, warga menyampaikan apresiasi mendalam atas pengaspalan jalan yang telah lama dinantikan selama puluhan tahun sebagai urat nadi perekonomian daerah. Masyarakat juga memanfaatkan kesempatan ini untuk menyampaikan aspirasi terkait penanganan sisa ruas jalan yang masih rusak serta usulan pembangunan drainase guna menjaga ketahanan struktur jalan.

Menanggapi berbagai masukan masyarakat Nias Utara, Gubernur Bobby Afif Nasution menegaskan bahwa penanganan infrastruktur di Kepulauan Nias merupakan salah satu prioritas utama Pemprov Sumut, yang dibuktikan dengan kenaikan alokasi anggaran pembangunan menjadi sekitar Rp500 miliar tahun ini.

Pemprov Sumut juga memastikan bahwa pembangunan sisa ruas jalan yang rusak sepanjang kurang lebih 12 kilometer akan dilanjutkan pengerjaannya secara bertahap pada tahun depan. Dinas BMBKCK Provsu siap mengawal penuh komitmen ini agar infrastruktur yang dibangun dapat selesai tepat mutu dan membawa dampak ekonomi nyata bagi masyarakat.**

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Josmarlin Tambunan
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru