Belawan, MPOL -Kian maraknya aksi begal (kejahatan dijalanan-red), di wilayah Medan bagian utara membuat ratusan warga masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat
Belawan Menggugat, menggelar aksi demo damai ke markas komando (Mako) Polres Pelabuhan
Belawan di Jalan Pelabuhan Raya Kelurahan
Belawan, Rabu (19/11).
Baca Juga:
Kehadiran ratusan masyarakat ini mendesak pihak kepolisian untuk bertindak tegas terhadap para pelaku begal yang kian meresahkan masyarakat dan tidak segan-segan melukai korbannya dengan mengunakan sengaja tajam.
"Akibat begal, siang dan malam kami hidup dalam kekhawatiran. Untuk itu kami minta polisi untuk memberi jaminan keamanan terhadap kami, warga" ujar Ani (49) seorang Ibu Rumah Tangga dalam orasinya.
Tangkap Bandar
Narkoba
Rarusan warga juga mendesak polisi untuk memberantas peredaran narkoba dan menangkap BD
Narkoba, karena narkoba akar permasalah aksi kejahatan dan bukan menjadi rahasia umum lagi seperti Sugeng, Iwan Gondrong dan Candra yang telah bergerak secara masif merusak masyarakat Medan Utara.
Kami mendukung polisi untuk mengungkap dan menangkap semua pelaku narkoba seperti Sugeng, Iwan Gondrong dan Candra, mereka cukup dikenal sebagai BD narkoba di
Belawan ini asal polisi mau transparan," tegas Ustadz M Nabawi saat orasi nya didepan Kapolres
Belawan dan Waka Polres
Belawan serta pejabat lainnya.
Setelah beberapa lama menyampaikan orasinya, sejumlah perwakilan pengunjuk rasa bertemu dengan Kapolres dan jajaran yang kemudian menandatangani kesepakatan kerja sama untuk memberantas semua kejahatan yang dituntut masyarakat.
Dihadapan para pengunjuk rasa, Plt. Kapolres Pelabuhan
Belawan AKBP Wahyudi Rahman berjanji akan menanggung semua konsekwensi akibat kesepakatan tersebut.
"Apa yang kalian rasakan, juga kami rasakan bahkan anggota saya juga ada yang jadi korban," katanya.
Dijelaskan, saat ini jumlah personil Polres Pelabuhan
Belawan ada sebanyak 465 orang dan jika dibanding dengan jumlah warga
Belawan yang berjumlah sekitar 856.000 orang sangat tidak sebanding.
"Untuk itu kami sangat membutuhkan dukungan dan informasi dari masyarakat, dan kami berjanji dalam 3 Hari ini akan kami tindak tegas pelaku begal dan narkoba," ujarnya.
Selain itu, Wahyudi juga berjanji akan menindak semua oknum internalnya yang nakal.
"Semua tuntutan masyarakat ini akan diakomodir ke tingkat lebih tinggi dan saya minta maaf kalau kami belum sempurna melayani masyarakat
Belawan," pungkasnya.
Setelah penandatanganan kesepakatan selesai, ratusan pengunjuk rasa meninggalkan Mako Polres Pelabuhan
Belawan dengan aman dan tertib.**
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News