Viral Cod Mobil Berujung Pemukulan, Pelaku dan Korban Diduga Anggota Militer
Medan, MPOL Peristiwa penjualan mobil bekas COD(antar bayar ditempat) dikawasan Perumahan Bumi Asri Jl. Asrama Kec. Medan Helvetia, Minggu
Peristiwa
Tomok, MPOL-Yayasan Putri Hati Kudus (YPHK) laksanakan Diklat Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) Gelombang IV sekaligus sebagai gelombang terakhir rangkaian diklat, pada 20–21 Februari 2026. Kegiatan yang dipusatkan di Gedung SD Asisi Tomok ini diikuti oleh 59 peserta yang terdiri dari kepala sekolah dan guru dari berbagai unit pendidikan di wilayah Tomok dan Onanrunggu, Kabupatèn Samosir.
Baca Juga:
Peserta berasal dari TK Asisi Tomok, SD Asisi Tomok, SD St Paulus Onanrunggu, TK Claret Ceria NSA Onanrunggu, SMP Swasta Bakti Mulia Onanrunggu, serta SMP Asisi Tomok. Partisipasi lintas jenjang ini menegaskan keseriusan seluruh unit Asisi dalam memperkuat mutu pembelajaran secara berkelanjutan di sekolah sebagai upaya mewujudkan pendidikan yang bermutu.
Dalam sambutan pembukaannya, Ketua YPHK, Sr. Maximiliana Galingging, FCJM, menegaskan bahwa diklat ini bukan sekadar program yayasan, melainkan bagian dari gerakan bersama untuk mentransformasi cara guru mengajar dan membentuk karakter peserta didik.
Sr. Maxi menekankan bahwa deep learning harus dipahami secara utuh sebagai proses pembelajaran yang menyentuh akal budi, hati, dan tindakan Kepala Sekolah dan Guru. "Guru-guru Asisi dipanggil bukan hanya untuk mengajar, tetapi untuk membentuk manusia yang beriman, cerdas, dan berkarakter. Karena itu, pembelajaran harus sungguh-sungguh dirancang dengan kesadaran, tanggung jawab, dan kasih," ungkapnya.
Untuk memperkuat substansi kegiatan, YPHK kembali menghadirkan dua akademisi dari Universitas Negeri Medan, yakni Dr. Dionisius Sihombing, S.Pd., M.Si. dan Mangaratua M. Simanjorang, PhD. Keduanya memberikan penguatan konseptual tentang etos kerja guru profesional sebagai fondasi pembelajaran mendalam (deep learning) dan praktik implementatif agar guru mampu merancang pembelajaran berbasis pemahaman mendalam, asesmen autentik, serta refleksi berkelanjutan .
Dalam pemaparannya, Dr. Dionisius Sihombing, yang juga pengurus YPHK bidang kurikulum ini menegaskan bahwa profesionalisme guru merupakan fondasi utama mutu pendidikan. Profesionalisme, menurutnya, mencakup integritas, disiplin, komitmen pada kualitas, kemampuan reflektif, serta kesiapan berinovasi.
"Sekolah adalah tempat lahirnya manusia pembangunan. Dari sekolahlah kemajuan pribadi dan bangsa dimulai. Kita bangun negeri dari sekolah," tegasnya, seraya mengajak para guru memurnikan panggilan keguruan sebagai karya pemuliaan manusia.
Lanjut Dr. Dion , guru perlu lakukan refleksi pembelajaran berbasis data untuk mengevaluasi kemajuan proses dan hasil belajar di kelas sehingga selanjutnya bisa lakukan perbaikan secara bertahap dan berkelanjutan.
Sementara itu, Mangaratua M. Simanjorang, PhD menguraikan bahwa deep learning mendorong peserta didik memahami konsep secara komprehensif, berpikir kritis, berkolaborasi, dan mampu mengaplikasikan pengetahuan dalam konteks nyata.
Pada sesi praktik, para peserta dibimbing menyusun perangkat ajar dan instrumen asesmen yang selaras dengan prinsip pembelajaran mendalam sekaligus mengintegrasikan nilai-nilai inti YPHK: Beriman, Bersaudara, Berkorban, Setia, Terbuka, dan Menghargai (BerBebes TeaM). Selama dua hari pelaksanaan, kegiatan berlangsung dinamis dan partisipatif.
Para peserta aktif berdiskusi, berbagi praktik baik, serta melakukan refleksi atas pengalaman pembelajaran di sekolah masing-masing. Peserta menyampaikan apresiasi kepada yayasan dan narasumber karena materi yang diberikan dinilai kontekstual, aplikatif, dan menjawab kebutuhan riil sekolah. Para peserta pun berkomitmen untuk memantapkan persiapan mengajak dan berusaha meningkatkan mutu pembelajaran mereka di sekolah demi mewujudkan kompetensi peserta fisik.
Dalam sambutan penutupnya, Sr. Maximiliana Galingging, FCJM, kembali menegaskan pentingnya konsistensi implementasi hasil diklat. Sr. Maxi pun mengajak para kepala sekolah dan guru untuk tidak berhenti pada pelatihan, tetapi menghadirkan perubahan nyata di ruang kelas.
"Transformasi pendidikan tidak terjadi dalam satu atau dua hari, melainkan lahir dari kesetiaan pada proses, kemauan untuk terus belajar, dan komitmen melayani dengan hati. Mari kita wujudkan sekolah-sekolah Asisi sebagai komunitas belajar yang unggul, berkarakter, dan setia pada nilai-nilai Kristiani, dan niai-nilai karyaYPHK" tuturnya.
Sr. Maxi juga mengucapkan terimakasih kepada Kepala Sekolah, Guru, Narasumber, dan semua pihak yang turut mendukung kegiatan diklat sehingga dapat terselenggara dengan lancar, baik dan sesuai yang diharapkan.
Dengan berakhirnya Gelombang IV di Tomok, YPHK secara resmi menuntaskan seluruh rangkaian Diklat Pembelajaran Mendalam di unit-unit Asisi. Komitmen kolektif ini diharapkan menjadi pijakan kuat bagi peningkatan mutu pembelajaran dan kualitas lulusan sekolah-sekolah Asisi di bawah naungan YPHK.**
Medan, MPOL Peristiwa penjualan mobil bekas COD(antar bayar ditempat) dikawasan Perumahan Bumi Asri Jl. Asrama Kec. Medan Helvetia, Minggu
Peristiwa
Serdang Bedagai, MPOL Jadwal operasional Sekolah Rakyat di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) Sumatera Utara diawali dengan cek kesehatan
Sumatera Utara
Serdang Bedagai, MPOL Wira Pratama Alias Tama (26) pelaku penembak Julianto (47) sekuriti Kebun PTPN IV Unit Sarang Giting pada Jumat, 14
Peristiwa
Besitang, MPOL Ribuan penyintas korban banjir Besitang, Senin (27/) melakukan demontrasi besar besaran.Aksi tersebut di pusatkan di lapa
Sumatera Utara
Medan, MPOL Aktifis youtube dan penulis facebook Seriw atau Wage, diminta untuk membuktikan keberadaan ucapannya. Terkait tudingan dan huj
Sumatera Utara
Serdang Bedagai, MPOL Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Ujung Negeri Kahan (Uneka) Kecamatan Bintang Bayu Kabupaten Serdang Bedagai (
Sumatera Utara
Padang Lawas, MPOL Bupati Padang Lawas Putra Mahkota Alam Hasibuan SE diwakili oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Padang Lawas Dr.H.Panguhum
Sumatera Utara
Deli Serdang, MPOL Sekretaris DPD Partai Gerindra Sumut, Dr H Sugiat Santoso SE MSP menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Pondok Pe
Sumatera Utara
Medan, MPOL Kombes Pol. (Purn.) Dr. Maruli Siahaan, S.H., M.H., selaku Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi Partai Golkar sekaligus Pembina Ak
Olahraga
Medan, MPOL Penggugat dalam perkara sengketa harta bersama di Pengadilan Agama (PA) Medan, Linda, menyatakan akan menempuh upaya hukum ban
Hukum