Jakarta, MPOL - Gubernur Babnk Indoneisa ada ruang menurunkan suku bunga
BI (
BI Rate) demikian Ketua Komite IV
DPD RI Ahmad Nawardi mengatakan usai rapat kerja dengan Gubernur
BI, Senin (7/6) di
DPD RI Jakarta.
Baca Juga:
Menurutnya bulan Mei 2025 lalu, suku bunga turun 25 basis poin menjadi 5,5 persen. Ini ketika stabilitas ekonomi stabil seperti saat ini, ada ruang untuk bisa turun kembali
BI Rate ini.
Jika suku bunga
BI turun, otomatis akan berdampak pada daya beli masyarakat dan pertumbuhan ekonomi seperti target pemerintah pada 2025 ini sampai 5 persen yang tentunya menjadi harapan masyarakat.
Apa yang disampaikan Gubernur
BI dalam Raker membuat pihaknya optimistis Indonesia akan melangkah pasti karena pertumbuhan ekonomi akan lebih pesat. "Hal ini karena ada kolaborasi dan sinergi antara
BI dengan pemerintah.
BI akan menjaga kebijakan moneter dan pemerintah akan menjaga kebijakan fiskal."
"Ketika 2 kebijakan ini berkolaborasi dan bersinergi kami yakin di tengah tekanan geo politik dan ketidakpastian ekonomi global ini, Indonesia bisa survive dengan ekonominya yang bertumbuh," tutur Ahmad Nawardi.
Komite IV
DPD RI dalam rakernya dengan Gubernur Bank Indonesia (
BI) membahas pendapat DPD terhadap Kem PPKM. Dan lusa nanti kami mengundang Menteri Keuangan (Menkeu)." Banyak hal yang dibahas dengan Gubernur
BI hari ini mulai dari kebijakan moneter
BI, termasuk persoalan suku bunga
BI, tutur Ahmad Nawardi.***
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Marini Rizka Handayani