Sabtu, 17 Oktober 2026

Terkait Kebakaran Hutan, Gandi: Hasyim Harus Ingat Tuhan, Hidup Terbatas

PMPHI Minta Prabowo Harus Mengingatkan Hasyim
Redaksi - Sabtu, 17 Oktober 2026 09:23 WIB
Terkait Kebakaran Hutan, Gandi: Hasyim Harus Ingat Tuhan, Hidup Terbatas
Ist
Gandi Parapat

Medan, MPOL-Kordinator Wilayah (Korwil) Pusat Monitoring Politik dan Hukum Indonesia (PMPHI) Sumatera Utara (Sumut) Drs Gandi Parapat meminta Hasyim jangan jebak/ giring Prabowo ke jurang dan Presiden harus mengingatkan dan waspada ke adiknya Hasyim.

Baca Juga:

"Hasyim harus ingat Tuhan, hidup ini terbatas.Disaat penderitaan seluruh masyarakat Indonesia bahkan dunia menderita akibat kebakaran Hutan di Kalimantan, dan disaat itu Hasyim adik Prabowo Presiden RI mengungkapkan agar lahan kebakaran tersebut ditanam sawit/perkebunan kelapa sawit", kata Gandi Parapat, Sabtu (17/10/2026).

Dikatakan, keinginan Hasyim tersebut langsung ditantang oleh toko masyarakat Kalimantan. Kalau benar pernah pemerintah akan menanami sawit di berbagai daerah, menunjukkan sawit prioritas daripada hutan yang memberi karbon udara kehidupan, bisa menjadi perbedaan.

Kata Gandi Parapat, kalau benar Hasyim adik Presiden menyatakan lahan kebakaran dijadikan kebun sawit dan Prabowo tidak memiliki satu batang sawit, hal itu perlu disikapi.

Disebutkan, pernyataan atau keinginan Hasyim sangat lucu. Andaikata dia tidak adik Presiden kami sangat yakin dia akan ditertawakan, karena seperti dia syukuri bencana itu, karena manusia waras tidak ada yang menginginkan bahaya kebakaran yang mendunia, apalagi masyarakat setempat tersiksa tidak ada lagi sumber kehidupan.

Hasyim sepertinya sudah duakali menyakiti masyarakat luas. Pertama dia jamin tidak ada Prabowo memikiki satu batang pohon sawit, kedua lahan kebakaran akan ditanami sawit. Sepertinya kebakaran yang merugikan dunia direncanakan.

"Untuk ini kami mohon kepada Presiden agar menertipkan Hasyim adiknya, agar tidak bicara menyakiti hati orang banyak. Seharusnya saat ini bagaimana mengatasi penderitaan akibat kebakaran hutan, seperti Presiden menyetujui bantuan dunia untuk mengatasi musibah tersebut. Jadi walaupun adik Presiden, kami harap agar tertib. Hidup ini sangat terbatas dan harta tidak ada gunanya kalau sudah mati.

"Harapan kami kepada penguasa, tinggalkanlah dunia/ Indonesia ini dengan utuh dan damai untuk dikenang generasi penerus seperti cita-cita para pahlawan", tutup Gandi Parapat.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Maju Manalu
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru