Medan, MPOL: Sebanyak 6 orang Calon Murid Baru (CMB)
diterima masuk
SMAN 3 Medan diduga pakai
dokumen palsudari jalur
mutasi kerja orangtua.
Baca Juga:
SMAN 3 Medan meloloskan 6 CMB tersebut dengan menggunakan persyaratan dokumen
mutasi kerja orangtua yang tidak sesuai dengan ketentuan.
Misal NPP (Nomor Pegawai Perusahaan)
mutasi kerja orangtua dari 4 CMB, yaitu pegawai Bank Sumut dan 2 lagi pegawai Bank Mandiri dan PT. Pegadaian.
Terlihat nomor NPP orangtua pegawai Bank Sumut yang dilampirkan sebagai persyaratan semuanya sama.
Sementara pegawai Bank Mandiri mutasi kerjanya di Sulawesi, dan PT. Pegadaian mutasinya di Jakarta.
Data yang
diterima dari ke 6 CMB lolos
SMAN 3 Medan, yaitu AHI anak dari Joko Irawan pegawai Bank Sumut, AZG anak dari Sugeng Priyanto pegawai Bank Sumut, MR anak dari Suhartini pegawai Bank Sumut, NRW anak dari Hendra Gunawan pegawai Bank Sumut.
Kemudian CMB inisial ASZ anak dari Alfinasyah pegawai PT. Pegadaian, dan NES anak dari Yulius Ares pegawai Bank Mandiri.
Dugaan
dokumen palsu untuk meloloskan 6 CMB di
SMAN 3 Medan tersebut juga telah diketahui oleh Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Utara.
Plt Kepala
SMAN 3 Medan Susianto dikonformasi melalui nomot 081396668080 mengatakan, akan mengecek faktual data yang bersangkutan. Apabila tidak sesuai dengan aturan akan ditindak tegas sesuai aturan juknis berupa pembatalan kelulusan.
"Ijin bgda akan kami cek faktual data ybs apabila tdk sesuai dgn aturan akan kami tindak tegas sesuai aturan juknis berupa pembatalan kelulusan. Tim kami sdg bekerja utk verifikasi ulang
?," jawab Susianto melalui sambungan WhatsApp (WA).(jos): Jika Ditemukan Pasti Dibatalkan Kelulusan
Sebanyak 6 orang calon murid baru (CMB) dari jalur
mutasi kerja orangtua diterima masuk
SMAN 3 Medan diduga pakai
dokumen palsu.
SMAN 3 Medan meloloskan 6 CMB tersebut dengan menggunakan persyaratan dokumen
mutasi kerja orangtua yang tidak sesuai dengan ketentuan.
Misal NPP (Nomor Pegawai Perusahaan)
mutasi kerja orangtua dari 4 CMB, yaitu pegawai Bank Sumut dan 2 lagi pegawai Bank Mandiri dan PT. Pegadaian.
Terlihat nomor NPP orangtua pegawai Bank Sumut yang dilampirkan sebagai persyaratan semuanya sama.
Sementara pegawai Bank Mandiri mutasi kerjanya di Sulawesi, dan PT. Pegadaian mutasinya di Jakarta.
Data yang
diterima dari ke 6 CMB lolos
SMAN 3 Medan, yaitu AHI anak dari Joko Irawan pegawai Bank Sumut, AZG anak dari Sugeng Priyanto pegawai Bank Sumut, MR anak dari Suhartini pegawai Bank Sumut, NRW anak dari Hendra Gunawan pegawai Bank Sumut.
Kemudian CMB inisial ASZ anak dari Alfinasyah pegawai PT. Pegadaian, dan NES anak dari Yulius Ares pegawai Bank Mandiri.
Dugaan
dokumen palsu untuk meloloskan 6 CMB di
SMAN 3 Medan tersebut juga telah diketahui oleh Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Utara.
Plt Kepala
SMAN 3 Medan Susianto dikonformasi melalui nomot 081396668080 mengatakan, akan mengecek faktual data yang bersangkutan. Apabila tidak sesuai dengan aturan akan ditindak tegas sesuai aturan juknis berupa pembatalan kelulusan.
"Ijin bgda akan kami cek faktual data ybs apabila tdk sesuai dgn aturan akan kami tindak tegas sesuai aturan juknis berupa pembatalan kelulusan. Tim kami sdg bekerja utk verifikasi ulang
?," jawab Susianto melalui sambungan WhatsApp (WA).(jos)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Josmarlin Tambunan