Rabu, 04 Maret 2026

Akademisi Unimed Dionisius Sihombing Dorong Kepala Sekolah YPHK Tingkatkan Kinerja Memantapkan Layanan Pendidikan di Sekolah

Redaksi - Rabu, 04 Maret 2026 15:22 WIB
Akademisi Unimed Dionisius Sihombing Dorong Kepala Sekolah YPHK Tingkatkan Kinerja Memantapkan Layanan Pendidikan di Sekolah
Ist
Dionisius Sihombing saat menyampaikan paparan di pertemuan RAPBS YPHK di Viyatha Yudha Munteloco, Pematangsiantar.

P.Siantar, MPOL -Akademisi Universitas Negeri Medan (Unimed), Dr. Dionisius Sihombing, S.Pd., M.Si., CELM, mendorong para kepala sekolah di lingkungan Yayasan Putri Hati Kudus (YPHK) untuk terus meningkatkan kinerja dalam rangka memantapkan layanan pendidikan di sekolah.

Baca Juga:
Pesan strategis tersebut disampaikannya dalam pertemuan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Sekolah (RAPBS) YPHK yang dilaksanakan pada 1 Maret 2026 di Viyatha Yudha Munteloco, Pematangsiantar.

Pertemuan yang dihadiri kepala sekolah unit TK, SD, SMP, SMA, dan SMK ini menjadi momentum konsolidasi kepemimpinan pendidikan di lingkungan YPHK.

Dalam paparannya, Dr. Dion menekankan bahwa kepala sekolah memegang peran sentral sebagai penggerak mutu, penentu arah kebijakan, sekaligus penjaga nilai-nilai dasar lembaga pendidikan Katolik Yayasan Putri Hati Kudus (YPHK).


Dr. Dion menjelaskan, kinerja kepala sekolah perlu dibangun di atas enam dimensi utama yang saling terintegrasi.

Pertama, dimensi kepemimpinan spiritual, di mana kepala sekolah diharapkan menjadi teladan dalam spiritualitas Katolik, menghidupi nilai kasih, pelayanan, dan keadilan, serta mendorong tumbuhnya budaya religius di lingkungan sekolah.

Spiritualitas, menurutnya, bukan sekadar simbolik, melainkan fondasi etis dalam setiap pengambilan keputusan.


Kedua, dimensi manajerial, yang menuntut kepala sekolah memiliki kemampuan menyusun dan mengimplementasikan rencana kerja sekolah secara sistematis, mengelola sumber daya manusia sekolah secara efektif, serta memastikan pengelolaan sarana prasarana dan keuangan dilakukan secara tertib, transparan, dan bertanggung jawab.

Perencanaan RAPBS, tegasnya, harus selaras dengan visi peningkatan mutu dan kebutuhan riil sekolah.


Ketiga, kepemimpinan pembelajaran. Pada dimensi ini, kepala sekolah berperan sebagai instructional leader yang memantau dan mengevaluasi proses pembelajaran, mendukung pengembangan profesionalisme guru, serta mendorong inovasi yang relevan dengan perkembangan zaman.


Lanjut Dion, mutu pembelajaran, menjadi indikator utama keberhasilan sekolah dalam menghasilkan lulusan yang kompeten dan berkarakter.


Keempat, kepemimpinan sosial-relasi, yang menggarisbawahi pentingnya membangun hubungan harmonis dengan seluruh warga sekolah, orang tua, dan masyarakat.


Kepala sekolah dituntut memiliki keterbukaan, kemampuan komunikasi yang baik, serta kepekaan sosial dalam merawat kolaborasi demi kemajuan lembaga.


Kelima, dimensi kepribadian dan keteladanan. Integritas, kerendahan hati, empati, serta kemampuan mengendalikan emosi menjadi karakter penting yang harus melekat pada diri seorang pemimpin sekolah.

Keteladanan, menurut Dr. Dion, merupakan bentuk kepemimpinan paling efektif karena memberi pengaruh nyata melalui tindakan.

Keenam, dimensi kinerja dan hasil. Kepala sekolah diharapkan mampu menunjukkan capaian konkret dalam peningkatan mutu pendidikan, keberhasilan pelaksanaan program prioritas yayasan, penguatan karakter siswa, serta pemberian apresiasi terhadap kinerja guru dan tenaga kependidikan. Kinerja tidak hanya diukur dari administrasi yang tertib, tetapi dari dampak nyata terhadap perkembangan peserta didik.


Pengurus YPHK Bidang Kurikulum ini, mengajak para kepala sekolah untuk memaknai RAPBS bukan sekadar dokumen anggaran tahunan, melainkan instrumen strategis untuk memastikan setiap program benar-benar mendukung peningkatan kualitas layanan pendidikan.

Dr. Dion menegaskan bahwa kepemimpinan yang kuat, visioner, dan berlandaskan nilai akan menentukan keberlanjutan dan reputasi sekolah di tengah dinamika perubahan.


Pertemuan tersebut diharapkan semakin memantapkan komitmen para kepala sekolah YPHK untuk menghadirkan tata kelola yang profesional, budaya kerja yang kolaboratif, serta layanan pendidikan yang bermutu dan berintegritas.

Dengan penguatan kinerja berbasis nilai dan hasil, YPHK terus bergerak membangun sekolah-sekolah yang unggul, berkarakter, dan responsif terhadap tantangan zaman, yang pada akhirnya memeberikan layanan yang bermutu kepada masyarakat.


Dalam pertemuan RAPBS itu, dihadiri Ketua, Sekretaris, Bendahara dan Anggota pengurus YPHK serta dihadiri Unsur Pembina dan Pengawas.

Kehadiran kolektif itu menjadi bukti keseriusan dari YPHK untuk menghadirkan layanan pendidikan yang semakin membaik menjawab harapan dari masyarakat pengguna jasa Pendidikan YPHK di berbagai jenjang dan di semua unit yang ada.**

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Maju Manalu
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru