Kamis, 02 April 2026

Akademisi Unimed Dr. Dionisius Sihombing Apresiasi Guru PAUD Kota Medan, Tegaskan Pentingnya Etos Kerja Profesional

Redaksi - Kamis, 02 April 2026 11:16 WIB
Akademisi Unimed Dr. Dionisius Sihombing Apresiasi Guru PAUD Kota Medan, Tegaskan Pentingnya Etos Kerja Profesional
Ist
Medan, MPOL -Akademisi Universitas Negeri Medan (Unimed), Dr. Dionisius Sihombing, S.Pd., M.Si., CELM., menyampaikan apresiasi tinggi kepada para guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kota Medan dalam kegiatan Pelatihan Penguatan Karakter Guru yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Kota Medan di Selecta Hotel Medan (31/3/26).

Baca Juga:
Dalam pemaparannya, dihadapan 200 orang guru PAUD Dr. Dion sekaligus Ketua Lembaga Konsultasi Pendidikan (LPP) Citra Sumatera Utara ini menegaskan bahwa etos kerja profesional guru merupakan fondasi utama dalam keberhasilan pembelajaran, khususnya pada jenjang PAUD yang menjadi tahap awal pembentukan karakter anak. Dr. Dion menyebutkan bahwa tantangan pembelajaran saat ini semakin kompleks dan menuntut kualitas guru yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga kuat secara moral dan spiritual.

"Pembelajaran yang berhasil tidak semata ditentukan oleh metode yang canggih, tetapi oleh etos kerja guru yang kuat, kesadaran akan tugas, serta orientasi pada pertumbuhan peserta didik," ujarnya.

Lebih lanjut, Dr. Dion menekankan bahwa guru perlu menghadirkan pembelajaran yang menyentuh aspek olah pikir, olah hati, olah rasa, dan olah raga secara seimbang. Hal ini penting untuk membentuk profil lulusan yang utuh, tidak hanya cerdas secara kognitif, tetapi juga berkarakter.

Menurutnya, etos kerja guru profesional berakar pada tiga hal utama, yakni kesadaran panggilan profesi, tanggung jawab moral, dan semangat belajar sepanjang hayat. Guru tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pendidik jiwa dan pembentuk nalar peserta didik.

"Guru adalah role model. Apa yang ditampilkan guru dalam sikap, cara berpikir, dan cara bekerja menjadi kurikulum hidup bagi anak-anak," tegas Sekretaris Komisi Pendidikan Keuskupan Agung Medan ini.

Dalam konteks pembelajaran PAUD, Dr. Dion menggarisbawahi pentingnya kesabaran, ketulusan, serta kemampuan menciptakan lingkungan belajar yang aman dan penuh kasih. Ia juga menekankan bahwa bermain merupakan proses belajar yang bermakna bagi anak usia dini, sehingga guru harus mampu menghadirkan pengalaman belajar yang menyenangkan.

Selain itu, ia mengajak para guru untuk terus melakukan refleksi diri dan terbuka terhadap inovasi. Guru yang profesional, katanya, adalah mereka yang tidak alergi terhadap evaluasi, berani mengakui kekurangan, dan terus memperbaiki praktik pembelajaran.

"Guru hebat bukan yang tidak pernah salah, tetapi yang selalu belajar dari kesalahan," ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Dr. Dion juga menyoroti pentingnya budaya kolaborasi di lingkungan sekolah. Ia menilai bahwa keberhasilan pembelajaran tidak dapat dicapai secara individual, melainkan melalui kerja sama dan saling berbagi praktik baik antar guru.

Menutup paparannya, Dr. Dion mengajak seluruh guru PAUD Kota Medan untuk memperkuat disiplin batin, komitmen moral, serta kesediaan untuk terus berubah dan bertumbuh.

"Etos kerja profesional bukan sekadar tuntutan administratif, tetapi wujud cinta guru kepada peserta didik dan masa depan mereka. Pembelajaran yang berhasil selalu dimulai dari hati guru," pungkasnya.

Dr. Dion menyampaikan ucapan terimakasih kepada Dinas Pendidikan Kota Medan yang telah memberikan kesempatan menjadi narasumber dalam penguatan karakter guru PAUD Kota Medan tahun 2026. Kegiatan yang dilakukan ini menjadi sebuah bukti bahwa Pemerintah Kota Medan tetap memberikan perhatian yang besar bagi kemajuan Bidang Pendidikan Kota Medan melalui peningkatan kualitas dan karakter pendidik. Dr. Dion mengajak agar stakeholder Pendidikan bekomitmen Membangun Negeri dari Sekolah.**

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Maju Manalu
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru