Medan, MPOL -Kordinator Wilayah (Korwil) Pusat Monitoring Politik dan Hukum Indonesia (PMPHI) Sumatera Utara (Sumut), Drs
Gandi Parapatmenilai, sangat bodoh DPR tidak menyimak keluhan Presiden Prabowo.
Baca Juga:
"Sangat bodoh DPR Komisi III, tidak menyimak keluhan Presiden Prabowo. Perang di Indonesia sekarang yaitu mempertahankan keutuhan NKRI, mengembalikan uang negara yang dirampok koruptor atau pejabat", kata
Gandi Parapat di Medan, Kamis (22/5/2025).
Turunya TNI menjaga Kejaksaan kata
Gandi Parapat, sangat tepat agar mereka dalam melaksanakan tugas mengembalikan uang negara yang dirampok tidak terpengaruh teror, sehingga tujuan Presiden Prabowo tercapai, kecurigaan kepada Prabowo hanya omong-omong tidak serius akan hilang", kata Korwil
PMPHI Sumut itu.
Karenanya
Komisi III DPR perlu
koreksi diri melihat dan mengetahui rusaknya negara ini akibat pejabat, politisi yang rakus dan korupsi.
PMPHI menilai Hanya TNI yang berani menyumbangkan darahnya untuk bangsa dan negara. Jadi pelaku teror kepada jaksa-jaksa yang sedang bertugas, hanya TNI yang mampu menghajarnya baik fisik maupun yang lain.
"Jadi
Komisi III DPR ataupun seluruh lapisan masyarakat harus mendukung TNI menjaga keamanan Jaksa, kecuali tidak mendukung pemberantasan atau pengembalian uang yang dirampok", tutup
Gandi Parapat.**
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News