Arman mengaku sewaktu mencoba masuk menjadi anggota Polri, dirinya memastikan sama sekali tidak mengeluarkan uang alias gratis.
Baca Juga:
"Saya berani menyatakan bahwa saya daftar masuk polisi benar-benar murni. Alhamdulillah, tak ada upeti dan sebagainya," tegasnya.
Sewaktu dinas dua tahun Arman
berprestasi dengan ranking 3 dari 746 siswa, maka 10 besar yang
berprestasi diberi kesempatan mengikuti tes Akpol.
Arman Muis tengah mengayuh becaknya yang sampai saat ini masih ada di rumahnya.
Putra dari pasangan Abdul Muis (72) dan Jumariah (70) ini menguatkan tekadnya dengan sungguh-sungguh agar bisa lolos masuk akademi kepolisian (Akpol). Semangat perjuangan nan gigih demi mewujudkan mimpi ditunjukkan Arman hingga dia terpilih menjalani pendidikan Akpol dan lulus tahun 2003.
Usai menjadi perwira, tahun 2003-204 Arman bertugas sebagai perwira pertama (Pama) Polda Sulawesi Tengah. Dari perjalanan karirnya, Arman yang sudah berpangkat komisaris polisi (Kompol) diberikan amanah menjabat Wakapolres Palangkaraya, Polda Kalimatan Tengah.
Selanjutnya, Arman mendapat penghargaan dari Kapolri waktu itu dijabat Jenderal Idham Aziz untuk mengikuti sekolah staf dan pimpinan menengah (Sespimmen) Polri Dikreg-61 tahun 2021.
Selesai pendidikan Sespimmen, Arman berlabuh ke Pulau Sumatera menjabat sebagai Koorspripim
Polda Sumatera Utara. Satu tahun berselang, Arman dipercaya mengisi posisi Kabagops
Polrestabes Medan. Tak lama setelah itu, tahun 2023 Arman naik pangkat AKBP dan selanjutnya dipromosikan menjabat Kapolres Parepare Polda Sulsel hingga sekarang. *
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News