Medan, MPOL -- Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut melalui Fungsi Legal Counsel menyelenggarakan kegiatan Legal Preventive Program, sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam memperkuat pemahaman hukum dan kali ini terkait status/hak atas tanah, terutama di wilayah operasional Pertamina. Kegiatan ini dilaksanakan di Kantor Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Medan, Rabu (16/7).
Baca Juga:
Legal Preventive Program tahun ini mengangkat tema "Perolehan Hak Guna Bangunan Atas Akuisisi Lahan Hak Milik Oleh Badan Usaha Berdasarkan Peraturan Menteri ATR/Kepala BPN No. 5 Tahun 2025 tentang Pelimpahan Kewenangan Penetapan Hak Atas Tanah dan Kegiatan Pendaftaran Tanah".
Manager Legal Counsel Business Development & Corporate Matters Pertamina Patra Niaga, Sarah Alya Mongan mengatakan kegiatan Legal Preventive Program ini merupakan program rutin dari fungsi Legal Counsel Pertamina untuk meningkatkan pemahaman hukum kepada seluruh Perwira dan Pertiwi di lingkungan Pertamina khususnya di Patra Niaga Regional Sumbagut.
"Perwira Pertamina sangat antusias sekali mengikuti acara Legal Preventive Program. Kegiatan ini merupakan program rutin Fungsi Legal Counsel. Kami berharap kegiatan ini dapat berguna bagi seluruh pekerja Pertamina yang memang tugasnya berkaitan dengan penetapan hak atas tanah dan kegiatan pendaftaran tanah," ujar Sarah.
Turut hadir sebagai narasumber yakni Kepala Sub Direktorat Penetapan Hak Tanah Pemerintah Kementerian ATR/BPN Republik Indonesia, Masyhuri, A.Ptnh., M.H. dan Wakil Ketua Bidang Hubungan Antar Lembaga Ikatan Notaris Indonesia Sumatera Utara Dr. Dody Safnul, SH, SpN, MKn, AIIArb. Acara ini dimoderatori oleh Area Manager Legal Counsel Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Aditya Pradana Manjorang.
Dalam pemaparannya, Masyhuri menyampaikan pentingnya pemahaman mendalam atas regulasi-regulasi baru, khususnya dalam proses penetapan hak atas tanah oleh badan usaha. Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi rekan-rekan Pertamina dalam proses memahami regulasi-regulasi pertanahan yang baru.
"Mudah-mudahan rekan-rekan Pertamina dengan adanya kegiatan ini lebih mengetahui lagi untuk kedepannya agar lebih berhati-hati dalam mengakuisisi suatu hak atas tanah yang kemudian akan menjadi aset Pertamina," jelasnya.
Melalui kegiatan ini, Pertamina diharapkan dapat terus menjalin koordinasi yang aktif dan berkelanjutan dengan Kementerian ATR/BPN.
"Jangan berhenti di sini karena sifat regulasi itu sangat dinamis, koordinasi yang aktif dan berkelanjutan dengan Kantor Pertanahan dan Kantor Wilayah Kementerian ATR/BPN sangat penting," kata Masyhuri.
Senada dengan itu, Wakil Ketua Bidang Hubungan Antar Lembaga Ikatan Notaris Indonesia Sumatera Utara Dr. Dody Safnul, SH, SpN, MKn, AIIArb. mengapresiasi penyelenggaraan Legal Preventive Program yang membahas tentang Peraturan Menteri ATR/Kepala BPN No. 5 Tahun 2025 tentang Pelimpahan Kewenangan Penetapan Hak Atas Tanah dan Kegiatan Pendaftaran Tanah.
Ia mengatakan Legal Preventive Program ini dapat menambah wawasan, khususnya bagi pekerja Pertamina terkait dengan Peraturan Menteri ATR/Kepala BPN No. 5 Tahun 2025. Acara ini merupakan satu terobosan yang baik dan diharapkan kegiatan ini bisa berkelanjutan.
"Saya harap forum diskusi seperti ini tidak berhenti sampai di sini, tapi terus berjalan agar bisa memperkaya wawasan dan kemampuan hukum pekerja Pertamina Patra Niaga di seluruh Indonesia," ucap Dody. (Dro/R).
[20/7 09.13] EdhoPhotography666??: Hari Kedua KKSU 2025: Animo Tinggi Masyarakat, dimeriahkan Lomba berskala Internasional
Medan, MPOL – Hari kedua penyelenggaraan Karya Kreatif Sumatera Utara (KKSU) 2025 yang berlangsung di Delipark Mall Medan semakin semarak dengan hadirnya berbagai kegiatan talkshow dan kompetisi bertaraf internasional. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Bank Indonesia bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam mendorong penguatan sektor UMKM serta memperluas promosi ekonomi kreatif di tingkat nasional dan global.
Pada kesempatan ini, Sumatra Fashion Etnic menghadirkan Lomba Fashion Designer yang menampilkan karya-karya inovatif dari 10 finalis terbaik yang terpilih serta pagelaran busana dari 20 desainer UMKM Binaan KPwBI Provinsi Sumatera Utara. Para desainer muda ini memadukan wastra khas Sumatera Utara dengan tren fesyen kontemporer, sehingga menghasilkan koleksi busana yang tidak hanya mencerminkan identitas budaya lokal, tetapi juga berdaya saing global.
Rangkaian kegiatan juga diisi dengan sesi talkshow inspiratif yang menghadirkan narasumber berkelas nasional. Di antaranya, Deden Siswanto dan Taruna Kusmayadi, desainer kenamaan tanah air yang membawakan topik "From Local to Global: Creating Sumatra Fashion Export-Ready
Selain itu, area Sumatra Coffee Journey KKSU menghadirkan kompetisi Sumatra Barista Championship dan Asia Manual Brew (V60) dengan turut menghadirkan peserta dari negara tetangga, diantaranya Malaysia dan Singapura serta dinilai oleh para juri internasional yang memiliki reputasi di bidang specialty coffee.
Ajang ini menjadi salah satu platform strategis untuk meningkatkan eksposur kopi Sumatera Utara ke pasar dunia. Rangkaian kegiatan ini juga diisi talkshow bersama finalis Duta Kopi Digital dengan narasumber Remaja Tampubolon, motivator nasional yang memberikan materi mengenai "Pentingnya Wirausaha Muda Melek Digital".
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara, Rudy Brando Hutabarat, menyampaikan bahwa tingginya antusiasme masyarakat menjadi indikator positif keberhasilan KKSU 2025 hari kedua. "KKSU hari ini mencatatkan kunjungan dari ribuan pengunjung baik lokal maupun mancanegara, menunjukkan besarnya minat masyarakat terhadap produk UMKM unggulan dan kegiatan kreatif yang ditampilkan," ujar Rudy.
Lebih lanjut, beliau menyampaikan bahwa KKSU tahun ini kembali dilaksanakan selama tiga hari penuh, menghadirkan lebih dari 300 UMKM unggulan dari berbagai wilayah di Sumatera. Kegiatan ini berlangsung secara hybrid, baik offline di Delipark Mall Medan maupun online melalui portal resmi www.karyakreatifsumut.com.
Adapun rangkaian kegiatan strategis dalam KKSU 2025 antara lain: Sumatra Coffee Journey: Pameran kopi berskala internasional, Sumatra Fashion Ethnic & Sumut Fashion Week: Pameran dan pagelaran busana dari sektor wastra dan kriya UMKM, dan Teras Kuliner Sumatera Utara: Wadah promosi kuliner khas daerah yang memperkenalkan keanekaragaman rasa dan budaya Sumut.
Melalui KKSU 2025, Bank Indonesia terus mendorong UMKM agar terus naik kelas dan berorientasi global, sehingga produk UMKM tidak hanya dipasarkan dalam negeri melainkan dapat dipasarkan secara lebih luas hingga ke mancanegara.(Dro/R).
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Baringin MH Pulungan