Warga Temukan Jejak Kaki Harimau di Kecamatan Adiankoting dan Tarutung
Taput, MPOL Warga Desa Parbubu Dolok Parningotan Sipahutar menemukan jejak binatang yang diduga harimau tepatnya di lokasi sport center Kec
Sumatera Utara
Medan, MPOL - Motif Alfian (57) dukun yang membunuh Kwek Tjui (67) warga Jalan Pinang Baris, Gang Makmur, Kecamatan Medan Sunggal, akhirnya diungkap polisi. Pelaku yang sudah mengenal korban cukup lama itu tega 'mencabut nyawa' 'pasiennya karena merasa sakit hati lantaran uang yang diminta pelaku yang rencananya akan digandakan itu tidak sesuai dengan kesepakatan awal.
Baca Juga:
- Gasak N-Max-Uang Rp 14,5 Juta, Spesialis Curanmor dan Curat Didor Tim JCS
- Aksi Pengejaran di Areal Perkebunan Sawit, Polrestabes Medan Gagalkan Pengiriman 24 Kg Sabu ke Jakarta : BB Diselipkan Di Dinding Mobil
- SPN Hinai Dukung Lomba Duta Museum Langkat, Tanamkan Wawasan Kebangsaan kepada Generasi Muda
Kapolsek Medan Tembung, AKP Ras Maju Tarigan menjelaskan kronologi awal hingga terjadi aksi pembunuhan. Saat itu korban berkeluh kesah dengan tersangka bahwa dirinya sedang dalam keadaan susah. Korban bercerita kepada tersangka karena mereka merupakan teman yang sudah 10 tahun kenal.
Selanjutnya, korban bersama anak perempuannya, E datang menjumpai tersangka untuk meminta bantuan. Mereka pun bertemu di rumah tersangka di Jalan Sudirman, Gang Cinta, Desa Cinta Rakyat, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Serdang, Sabtu (16/8/2025) sekira pukul 18.45 WIB.
"Jadi, motif pelaku membunuh korban karena uang yang diminta tidak sesuai. Ada kesepakatan tersangka meminta Rp 100 juta, kemudian turun jadi Rp 20 juta. Namun, korban membawa uang Rp 1,1 juta," kata Ras Maju Tarigan didampingi Kanitreskrim Iptu Parulian Sitanggang saat konferensi pers di Mapolsek Medan Tembung, Senin (25/8/2025) sore.
Setelah berjumpa, tersangka mengajak korban pergi untuk melaksanakanritual ke suatu tempat seberang sungai dengan mengendarai sepeda motor Honda Vario milik korban ke arah Palo Merbau, tepatnya di Jalan Lembaga, Dusun XI, Desa Tanjung Rejo, Percut Sei Tuan. Sementara anak korban ditinggalkan di rumah tersangka bersama tetangga.
Di tengah perjalanan tersangka dan korban berhenti untuk membeli kelapa muda untuk persyaratan ritual. Lalu, setelah berada di tempat yang ditentukan, tersangka membelah kelapa muda.
"Air kelapa itu diminum sebagian dan diserahkan ke korban untuk meminumnya. Saat korban disuruh membakar dupa dengan duduk bersila membelakangi tersangka, tiba-tiba tersangka langsung membacok bagian belakang leher korban sampai jatuh," ungkapnya.
Taput, MPOL Warga Desa Parbubu Dolok Parningotan Sipahutar menemukan jejak binatang yang diduga harimau tepatnya di lokasi sport center Kec
Sumatera Utara
Tanjungbalai, MPOL Dewan Pimpinan Pusat LSM Gerakan Masyarakat dan Mahasiswa Anti Korupsi (GEMMAKO) Asahan menggelar aksi unjuk rasa damai
Sumatera Utara
Jakarta, MPOL &ndash PT Bank Mandiri Taspen bersama PT Taspen menyerahkan santunan kepada ahli waris Almarhum Rahmad Gobel, Anggota DPR RI
Sumatera Utara
Stabat, MPOL Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Langkat Tiorita Br. Surbakti, SH menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Langkat Sumatera Utar
Berita
Medan, MPOL &ndash Tim penasihat hukum terdakwa Fitri Agust Karokaro menilai keterangan para saksi dalam sidang dugaan korupsi Program Ba
Hukum
Medan, MPOL Seorang wanita yang menjadi korban pelecehan seksual oleh oknum Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) berinisial
Hukum
Jakarta, MPOL Diskusi rutin Forum Wartawan Kebangsaan (FWK) Rabu, 24 Juli 2026 di Jakarta, berlangsung hangat, membicarakan multi tema mas
Nusantara
Medan, MPOL Timsus JCS/ Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Medan berhasil meringkus pelaku spesialis curanmor yang kerap beraksi di wilayah
Sumatera Utara
Serdang Bedagai, MPOL Wakil Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI, Dr. Sonny Harry Budiutomo Harmadi, S.E., M.E., mengatakan sejauh ini p
Sumatera Utara
Serdang Bedagai, MPOL Bupati Serdang Bedagai (Sergai), H. Darma Wijaya, bertindak sebagai Inspektur Upacara pada peringatan Hari Anak Nasi
Sumatera Utara