Minggu, 31 Agustus 2025

Terungkap Motif Dukun di Deli Serdang 'Cabut Nyawa' Pasien, Korban Dibawa Ritual ke Semak-semak Lalu Dibacok

Pelaku Terancam Hukuman Mati
Ardi Yanuar - Senin, 25 Agustus 2025 19:02 WIB
Terungkap Motif Dukun di Deli Serdang 'Cabut Nyawa' Pasien, Korban Dibawa Ritual ke Semak-semak Lalu Dibacok
Ardi.
Tampang dukun pelaku pembunuhan.

Medan, MPOL - Motif Alfian (57) dukun yang membunuh Kwek Tjui (67) warga Jalan Pinang Baris, Gang Makmur, Kecamatan Medan Sunggal, akhirnya diungkap polisi. Pelaku yang sudah mengenal korban cukup lama itu tega 'mencabut nyawa' 'pasiennya karena merasa sakit hati lantaran uang yang diminta pelaku yang rencananya akan digandakan itu tidak sesuai dengan kesepakatan awal.

Baca Juga:

Kapolsek Medan Tembung, AKP Ras Maju Tarigan menjelaskan kronologi awal hingga terjadi aksi pembunuhan. Saat itu korban berkeluh kesah dengan tersangka bahwa dirinya sedang dalam keadaan susah. Korban bercerita kepada tersangka karena mereka merupakan teman yang sudah 10 tahun kenal.

Selanjutnya, korban bersama anak perempuannya, E datang menjumpai tersangka untuk meminta bantuan. Mereka pun bertemu di rumah tersangka di Jalan Sudirman, Gang Cinta, Desa Cinta Rakyat, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Serdang, Sabtu (16/8/2025) sekira pukul 18.45 WIB.

"Jadi, motif pelaku membunuh korban karena uang yang diminta tidak sesuai. Ada kesepakatan tersangka meminta Rp 100 juta, kemudian turun jadi Rp 20 juta. Namun, korban membawa uang Rp 1,1 juta," kata Ras Maju Tarigan didampingi Kanitreskrim Iptu Parulian Sitanggang saat konferensi pers di Mapolsek Medan Tembung, Senin (25/8/2025) sore.

Setelah berjumpa, tersangka mengajak korban pergi untuk melaksanakanritual ke suatu tempat seberang sungai dengan mengendarai sepeda motor Honda Vario milik korban ke arah Palo Merbau, tepatnya di Jalan Lembaga, Dusun XI, Desa Tanjung Rejo, Percut Sei Tuan. Sementara anak korban ditinggalkan di rumah tersangka bersama tetangga.

Di tengah perjalanan tersangka dan korban berhenti untuk membeli kelapa muda untuk persyaratan ritual. Lalu, setelah berada di tempat yang ditentukan, tersangka membelah kelapa muda.

"Air kelapa itu diminum sebagian dan diserahkan ke korban untuk meminumnya. Saat korban disuruh membakar dupa dengan duduk bersila membelakangi tersangka, tiba-tiba tersangka langsung membacok bagian belakang leher korban sampai jatuh," ungkapnya.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ardi Yanuar
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Tim Cobra Satreskrim Polres Binjai, Ungkap Pelaku Pembunuhan Di Kos-Kosan Kurang Dari 8 Jam
Seorang Perwira Polisi Berdarah-darah Dilempar Batu Saat Pengamanan Demo di Medan
JNE Resmikan Sales Conter di IKN, Tanam 1.000 Dukung Pohon Hutan Berkelanjutan
Ditengah Efesiensi, Dinas PMD dan Dukcapil Diminta All Out Dukung Visi- Misi Gubernur
Motif Pria di Medan Siksa Pacar hingga Tewas, Kelamin Korban Ditusuk Botol-Dipaksa Minum Air Kencing
Polrestabes Medan Gerebek Kos-kosan di Medan Polonia Jadi Sarang Narkoba dan Judi
komentar
beritaTerbaru