Selasa, 13 Januari 2026

Kapal Nelayan Dihantam Ombak dan Angin Kencang di Perairan Batu Bara, 1 ABK Hilang

Marlan MS - Senin, 24 November 2025 10:24 WIB
Kapal Nelayan Dihantam Ombak dan Angin Kencang di Perairan Batu Bara, 1 ABK Hilang
Ist
Kordinator lapangan TRC BPBD menyisir melalui lintas darat mencari 1 orang ABK kapal penangkap ikan yang dikabarkan tenggelam di hantam ombak besar dan angin kencang di perairan Batu Bara.

Batu Bara, MPOL -Dampak cuaca buruk kembali menimpa satu unit kapal nelayan yang karam setelah dihantam ombak besar dan angin kencang di perairan Batu Bara di sekitar kawasan Biruk Merah Kecamatan Tanjung Tiram, Minggu (23/11/2025).

Baca Juga:
Pada peristiwa tersebut, 9 anak buah kapal (ABK) penangkap ikan jenis jaring gembung berhasil menyelamatkan diri namun seorang ABK lagi hingga Senin (24/11/2025) pagi masih dinyatakan hilang.

Koordinator Lapangan TRC BPBD Kabupaten Batu Bara, Eka Rahman,
menjelaskan, insiden terjadi sekitar pukul 16.00 WIB saat kapal diduga terbalik dan karam akibat angin kencang dan ombak besar.

"Dari 10 ABK, sebanyak 9 orang berhasil menyelamatkan diri dan terdampar di pesisir pantai Desa Guntung, Kecamatan Nibung Hangus.
Namun, satu ABK dinyatakan hilang dan masih akan dilakukan pencarian hari ini," ujar Eka, Senin (24/11/2025).

Eka Rahman menjelaskan hingga tengah malam pencarian terhadap korban masih dilakukan melalui penyisiran jalur darat.

"Pencarian 1 orang nelayan yang jatuh di laut sore kemarin, kita lakukan melalui penyisiran jalur darat dengan berjalan kaki di sepanjang bibir pantai Guntung mengarah ke Bagan Batak kurang lebih 3 Km hingga pukul 23.45 WIB. Ini kita lakukan mengingat cuaca lagi kurang bagus untuk melakukan pencarian melalui jalur laut. Namun sampai saat ini korban belum ditemukan. Besok kita lanjutkan kembali pencarian di laut memakai perahu karet LCR bersama tim Basarnas TBA, dan Pol Airud," jelasnya.

Sebelumnya, Kepala Lingkungan III Kelurahan Labuhan Ruku Kecamatan Talawi Kabupaten Batu Bara Juanda Nasution membenarkan hilangnya seorang ABK yang merupakan warganya.

"Sampai saat ini Mukhlis alias Ucok Babe, 65 tahun, warga Lingkungan III Kelurahan Labuhan Ruku belum ditemukan," ujar Juanda.

Pihak keluarga korban tampak histeris setelah menerima kabar belum ditemukannya Mukhlis dan masih dalam proses pencarian oleh BPBD bersama nelayan setempat serta warga sekitar.**

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Maju Manalu
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru