Jumat, 13 Februari 2026

Proyek Pembangunan RSUD Parapat Rp 7,2M: PPK Duga Direktur dan Kontraktor Ada Persekongkolan

Efendi Damanik - Minggu, 30 November 2025 12:51 WIB
Proyek Pembangunan RSUD Parapat Rp 7,2M: PPK Duga Direktur dan Kontraktor Ada Persekongkolan
Ist
Simalungun , MPOL-Pembangunan lanjutan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Parapat Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun tahun aggaran 2025 yang bersumber dana alokasi khusus(DAK)Rp 7,2 Miliar kini bangunan fisik hampir selesai dikerjakan kontraktor.

Baca Juga:
Namun Pelaksana Penanggung Jawab Kegiatan (PPK) SP kepada beberapa wartawan Jumat (28/11) mengatakan, pihaknya selaku penanggung jawab kegiatan tidak akan memproses pencairan proyek.

Lebih lanjut PPK RSUD Parapat menyebut, pekerjaan itu banyak kejanggalan dan tidak sesuai dengan spesifikasi, bahkan saat melaksanakan pengecoran bangunan, pihak konsultan sebagai pengawas tidak datang untuk melihat cara kerja kontraktor.

Aneh dan sangat janggal, dr.Amran selaku Direktur RSUD sama sekali tidak peduli kepada PPK, katanya dengan nada kesal.

Tidak sampai disini, selaku PPK selain tidak memproses pencairan karena disinyalir adanya dugaan persekongkolan "jahat" antara kontraktor dengan direktur serta pengawas, sehingga kasus akan dimunculkan kepermukaan sampai ke aparat penegak hukum (APH).


Dugaan adanya persengkokolan jahat antara kontraktor dan direktur RSUD serta konsultan pengawas, menurut pengakuan SP, karena beberapa hari belakangan direktur dan konsultan berulangkali menghubunginya via seluler untuk bertemu namun tetap ditolak.

Dalam permasahan ini, SP selaku PPK mempersilahkan direktur RSUD menggantinya agar proses pencairan bisa terlaksana.

"Ironisnya lagi bang, pihak kontraktor sama sekali tidak menghargai bahkan menunjukkan sikap arogan seakan tanpa proses PPK pencairan bisa diproses.Sikap arogan kontraktor itu membuatku semangkin percaya diri tidak memprosesnya", ujar SP.

Keterangan diperoleh dilapangan dari pekerja mengatakan, kontraktor yang mengerjakan lanjutan pembangunan RSUD Parrapat ada dari Tanah Karo dan dari Pematang Siantar.

Direktur RSUD Parapat dr Amran Situmorang ketika dikonfirmasi melalui selulernya mengatakan ia lagi sibuk karena banyak kegiatan kunjungan kementrian dan mengikuti paripurna di DPRD.***

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Maju Manalu
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru