Medan, MPOL: Ditengah penderitaan masyarakat yang mengalami banjir, sebuah aksi nyata yang sangat menyentuh sanubari menjadi penolong dalam situasi sulit datang membawa bantuan. Senyum kas dengan langkah tegap menggiring langkah Kombes Pol (Purn) Dr
Maruli Siahaan SH.MH menemui warganya di Dapil Sumut I, yang menjadi
korban banjir pada Kamis 27 November 2025 lalu. Aksi nyata pun langsung dilakukan bersama tim relawan Palito dan Tim Rumah Aspirasi
Maruli Siahaan.
Baca Juga:
"Hari ini menjadi lanjutan dari upaya tanpa henti yang saya lakukan untuk hadir di tengah masyarakat," kata Maruli.

Sebagai anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi Golkar Dapil Sumut I, Kombes Pol (Purn) Dr.
Maruli Siahaan, S.H., M.H kembali turun ke berbagai titik yang terdampak banjir di Kota
Medan dan Kabupaten
Deli Serdang.
Ketika saudara-saudara kita menghadapi bencana, maka tugas kita adalah hadir—bukan sekadar melihat dari jauh, tetapi merasakan langsung denyut kesulitan mereka. Itulah alasan mengapa saya memilih berada di lapangan: menyapa warga, mendengar setiap keluhan dan harapan, serta memastikan mereka merasakan dukungan nyata dari wakil yang mereka percayai.
Dalam perjalanan hari ini, saya tidak berjalan sendiri.
Para Relawan Palito dan Rumah Aspirasi
Maruli Siahaan kembali menunjukkan pengabdian tanpa lelah. Dengan semangat persatuan dan rasa cinta tanah air, mereka bekerja cepat, sigap, dan penuh ketulusan. Kekuatan para relawan ini menjadi bukti bahwa gotong royong adalah nafas dari bangsa Indonesia.
Adapun titik-titik yang saya datangi hari ini:
1. Lingkungan II Kelurahan Lalang –
Medan Sunggal
2. Desa Sunggal Kanan & Desa Sei Beras Sekata – Kecamatan Sunggal
3. Kelurahan Cinta Damai –
Medan Helvetia
4. Lingkungan XIII Komplek KPUM Kelurahan Terjun –
Medan Marelan
Di setiap lokasi ini saya melihat keteguhan dan keberanian masyarakat dalam menghadapi tantangan. Mereka tetap berdiri, tetap saling membantu, dan tetap percaya bahwa kita mampu melewati masa sulit ini bersama-sama.
Kunjungan hari ini bukan sekadar rangkaian kegiatan, melainkan bagian dari komitmen panjang untuk memastikan bahwa rakyat selalu mendapat perhatian yang layak. Selama saya diberi kepercayaan, saya akan terus berada di garis depan, memastikan suara masyarakat terdengar dan kebutuhan mereka terpenuhi.
"Karena pengabdian bukan hanya soal jabatan.
Pengabdian adalah soal hati, keberanian, dan cinta kepada bangsa," pungkasnya.***
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Josmarlin Tambunan