Minggu, 11 Januari 2026

Konflik Mesjid Al Ikhlas Komplek Veteran Medan Estate Memanas, Mobil Indra Surya Nasution Dibakar OTK

Redaksi - Kamis, 08 Januari 2026 18:38 WIB
Konflik Mesjid Al Ikhlas Komplek Veteran Medan Estate Memanas, Mobil Indra Surya Nasution Dibakar OTK
Tim Inafis sedang mengindentifikasi sebuah jaket pemicu kebarakan yang dilemparkan ke mobil milik Indra Surya Nasution. (ist)

Medan, MPOL - Pengusaha Café Anugerah Indra Surya Nasution (45) mohon Kapolrestabes Medan segera mengungkap aktor intelektual pembakaran mobilnya di areal café di Jalan Willem Iskandar atau Simpang Unimed-Selamat Ketaren, Kamis (8/1) sekira pukul 02.00 dini hari.
Kepada wartawan, Indra mengaku saat ini dirinya terlibat dalam polemik penolakan rencana relokasi Masjid Al Ikhlas di Kompleks Veteran Dusun VIII Desa Medan Estate Kecamatan PS Tuan.
"Kebetulan, hari Rabu ada rencana pengosongan masjid, kabarnya hendak dirubuhkan untuk pembangunan perumahan oleh depeloper. Makanya saya datang kesana, tetapi karena tidak jadi, sayapun pulang," tutur Ketua Kongres Advokad Indonesia (KAI) Deli Serdang ini.
Salah seorang ustadz di masjid itu menelepon agar saya datang kesana guna membela warga yang menolak perubuhan masjid puluhan tahun ini diratakan dengan tanah. Bagi Indra dan kawan-kawan, tidak ada alasan perubuhan masjid yang sudah puluhan tahun berdiri di areal itu. Masjid ini tidak boleh pindah, malah kalau bisa dipertahankan.

Baca Juga:


"Saya kalau untuk hal hal keagamaan seperti ini, rela berkoban apa saja," ujar Indra.


Sepulang dari masjid itu, Indra dan keluarga masih sempat merayakan ulang tahun anaknya. Tapi sepulang jalan jalan bersama keluarga, Indra langsung duduk santai di kafenya. Tak tahu bagaimana, tiba-tiba terlihat api membubung dari bawah mobilnya Mitsubishi Pajero Sport 2.4L Dakar-L, BK 1 SN.


Untung saja, Indra dan keluarga, dibantu warga setempat dapat dengan sigap memadamkan api. "Allah masih sayang kepada saya dengan menyelamatkan harta saya. Mungkin inilah hikmah dari perjuangan membela masjid untuk tidak dihancurkan pengembang," urai Indra.


Indra berharap polisi dapat segera mengungkap 'dalang' peristiwa ini. Karena situasi kamtibmas berkenaan prokontra relokasi masjid di kawasan Desa Medan Estate yang berbatasan langsung dengan Kota Medan ini, bisa lebih memanas dan mencemaskan.
Indra mengaku pihaknya juga sudah melaporkan insiden in I ke Polrestabes Medan dengan Indra dengan Nomor: STTLP/B/107/1/2026/SPKT/POLRESTABES MEDAN/POLDA SUMATERA UTARA. (bp)


Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Baringin MH Pulungan
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru