Taput, MPOL -Pihak ketiga dipercayakan
Pemkab Taput untuk melaksanakan pembangunan rumah bantuan Gubernur Jawa Barat Kang Dedy Mulyadi (
KDM) bersama donatur yang sengaja dibawa ke Taput.
Baca Juga:
" Setelah kemarin kita menerima bantuan dari pak
KDM, terkait pekerjaan pembangunan rumah-rumah warga yang memang kondisinya tidak lagi layak huni, akan segera kita lakukan pembangunan dan pekerjaan tersebut akan kita serahkan ke pihak ketiga,"ujar Sekdakab Taput Drs. Henry MM Sitompul, Selasa (12/1) di kantornya.
Katanya, jika diserahkan ke masyarakat, pihaknya tidak yakin prosesnya akan segera berjalan dan tepat sasaran.
"Mempertimbangkan itu, kita memfasilitasi agar proses pembangunan diserahkan ke pihak ketiga. Kalau kita serahkan kepada masyarakat belum tentu terlaksana dengan cepat dan tepat,"ujarnya.
Sekda pun mengutarakan
Pemkab Taput ingin memastikan pemberian bantuan
KDM dan pihak peduli dari Propinsi Jabar tersampaikan dan dilaksanakan tepat sasaran
" Pantas dong kita hargai bantuan
KDM , dan kita harus jaga 'trust'nya beliau kepada daerah ini. Bila penting setelah pembangunan selesai, tidak ada salahnya kita buat nama komplek hunian baru itu menjadi 'Perkampungan
KDM',"ketus Hendri.
Sebelumnya dilaporkan, bantuan bencana alam dari
KDM CS ke Kabupaten Tapanuli Utara antara lain pembangunan dan relokasi 20 unit rumah warga di Desa Pagaran Lambung sebesar Rp.1,5 milliar, pembangunan kantor desa sebesar RP. 250 juta, pengadaan fasilitas desa Rp.15 juta dan santunan bagi keluarga korban meninggal dunia sebesar Rp. 25 juta.
Bantuan pembangunan rumah dan rehabilitasi juga disalurkan ke Desa Simangumban Julu Kecamatan Simangumban sebesar Rp 400 juta, Desa Robean Kecamatan Purbatua sebesar Rp 300 juta, dan Desa Sukamaju Kecamatan Pahae Jae sebesar Rp 625 juta, untuk pembangunan rumah dan rehabilitasi rumah ibadah disertai bantuan sosial lainya.
Tidak hanya disana, aksi Kemanusiaan
KDM berlanjut di Kantor Dekranasda Tapanuli Utara dengan menyalurkan bantuan pembangunan rumah di Kecamatan Tarutung, Sipoholon, dan Parmonangan dengan total 25 unit, sebesar Rp. 1,875 Miliar yang diserahkan langsung kepada kepala desa masing-masing.
Menggerutu
Terkait percepatan pembangunan rumah warga yang terdampak bencana alam,
Pemkab Taput pagi tadi terpantau melakukan pertemuan dengan camat dan kepala desa yang tersasar bantuan dari
KDM, antara lain; Camat Tarutung Renhard Tobing, Camat Sipoholon Erwin Hutauruk, Camat Purba Tua Sostra Sitompul Camat Pahae Jae Rudianto Sinaga dan Camat Parmonangan Rianto Lumbantobing
Terlihat juga Kepala Desa Rura Julu Dolok, Kecamatan Sipoholon Cristopel Simanungkalit. Usai melakukan pertemuan dengan bupati dan jajaranya, ia sempat menggerutu kepada sejumlah wartawan.
"Saya pikir, setelah menerima bantuan dari pak
KDM ,yang mengerjakan proyek pembangunan rumah itu adalah kami, ternyata Pemkab akan menyerahkan ke pihak ketiga. Itu tadi sudah disampaikan pak Bupati kepada kami,"ujarnya dengan nada kesal dan sedikit menggerutu.
Ia menjelaskan, uang yang diterima kemarin dari
KDM sebesar 600 juta untuk pembangunan rumah warga terdampak bencana di desanya sebanyak 8 unit sudah disimpan di buku tabungan pribadinya.
"Nanti kalau pembangunan sudah berjalan, untuk pembiayaan akan saya tarik kembali ,"ujarnya .**
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News