Rabu, 14 Januari 2026

Pasca Kebakaran Sopo Parsaktian Datu Pejel di Sibisa, DPP PPRN Indonesia Sampaikan Surat penjelasan Terbuka, Begini bunyinya

Josmarlin Tambunan - Selasa, 13 Januari 2026 22:25 WIB
Pasca Kebakaran Sopo Parsaktian Datu Pejel di Sibisa, DPP PPRN Indonesia Sampaikan Surat penjelasan Terbuka, Begini bunyinya
Medan, MPOL: Pasca kebakaran Sopo Parsaktian Datu Pejel di Desa Parsaoran Sibisa, Kecamatan Ajibata, Kabupaten Toba yang terjadi pada Rabu 24 Desember 2025 sekira pukul 17.00 wib, timbul spekulasi dan isu liar dikalangan Pomparan Raja Nairasaon, ada yang menyebut sengaja dibakar tapi ada juga menyebut terbakar.

Baca Juga:
Untuk meluruskan seluruh prasangka dan tuduhan-tuduhan miring serta menjaga meluasnya miskomunikasi yang semakin meruncing diantara semua Pomparan Raja Narasaon, maka DPP PPRN Indonesia mengeluarkan surat penjelasan terbuka untuk memberi informasi terkait situasi pasca terbakarnya Sopo Parsaktian Datu Pejel di Desa Parsaoran Sibisa, Kec Ajibata.


Ketua Umum DPP PPRN Indonesia Rajamin Sirait,SE memperlihatkan surat penjelasan terbuka dengan didampingi pengurus Jonang MP Sitorus (Sekjen), Budi Agung Manurung (Wasekjen), Tuan Nanser Sirait (Dewan Penasehat) dan Ir Sahat Butarbutar (Ketua I DPP PPRN), Selasa (13/1).(foto jostamb).


Adapun surat penjelasan terbuka sebagai berikut:

1. Sopo Parsaktian Datu Pejel yang ada di Sibisa adalah satu situs budaya dan sejarah Datu Pejel yang sangat bernilai tinggi, sebagai asset warisan dari Datu Pejel kepada seluruh pomparan Raja Narasaon dimanapun berada.

2. Sesuai dengan AD/ART DPP PPRN Indonesia Bab III Pasal 6: Tugas dan kegiatan yang berbunyi:
A. Mempersatukan seluruh keturunan Raja Nairasaon.
B. Melindungi Huta Sibisa sebagai asal muasal (Boja Pasogit) dari keluarga Raja Nairasaon.

C. Melindungi, merawat, melestarikan, memugar situs budaya tambak dan tugu serta asset Raja Natasaon yang berlokasi di Onan Sampang, Desa Parsaoran Sibisa.

D. Menata dan memelihara situs-situs wisata religi ditempat Nakam Raja Natasaon dan Gunung Simanuk-Manuk.

E. Mengembangkan edukasi kepada seluruh keturunan Raja Natasaon.

3. DPP PPRN sangat prihatin atas kejadian tersebut dan telah melakukan beberapa langkah yaitu:
I. Tanggal 27 Desember 2025 telah meninjau langsung Tempat Kejadian Perkara (TKP).
II. Tanggal 28 Desember 2025: Membuat laporan polisi ke Polres Toba guna mengusut dan mengungkap pelaku pembalakan tersebut.
III. Tanggal 31 Desember 2025: Membuat surat penugasan untuk melakukan pembangunan kembali Sopo Parsaktian yang terbakar tersebut serta merencanakan juga melakukan renovasi dan perbaikan fisik tambak, pagar dan tangga menuju lokasi tambak.

4. DPP PPRN Indonesia menyambut baik adanya inisiatif dari warga Sibisa yang langsung membentuk panitia lokal dan menganjurkan agar panitia yang ditugasi oleh DPP PPRN Indonesia bekerja sama dengan panitia lokal dalam menjalankan proses pembangunan tersebut. Dengan harapan bahwa proses hukum tetap berjalan untuk mengungkap pelaku pembakaran tersebut guna memberikan efek jera dan memberi jawaban kepada seluruh warga Narasaon bahwa terbakarnya Sopo Parsaktian jelas apa motifnya dan siapa pelakunya, sehingga dimasa mendatang tidak ada lagi informasi yang simpang siur dari kejadian tersebut.

5. DPP PPRN Indonesia meminta kepada panitia lokal yang di Sibisa agar jangan dulu memulai tahapan pelaksanaan pembangunan sebelum pelaku pembakara diungkap oleh pihak kepolisian.

Demikian penjelasan ini kami sampaikan dengan harapan Pomparan Raja Natasaon tetap saling menghargai dan saling menghormati demi marwah Pomparan Raja Nairasaon.

Surat penjelasan terbuka dengan 3 halaman berkop surat Dewan Pengurus Pusat (DPP) Parsadaan Pomparan Raja Narasaon Indonesia ditandatangani oleh Ketua Umum DPP PPRN Indonesia Rajamin Sirait,SE, Jonang MP Sitorus (Sekjen), Budi Agung Manurung (Wakil Sekjen), Ir Sahat Butarbutar (Ketua I DPP PPRN) dan Dewan Penasehat Tuan Nanser Sirait, tertanggal 13 Januari 2026.**

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Josmarlin Tambunan
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru